Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Banyuwangi Lakukan Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Banyuwangi Lakukan Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan Doc: ANTARA
Ket. Operasi pasar di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, gencar operasi pasar dan bahkan jangkauannya menyasar desa-desa sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Kamis (18/9), menjelaskan operasi pasar ini bekerjasama dengan Perum Bulog, Bank Indonesia Jember dan pelaku usaha setempat.

"Hal ini agar menjaga harga bahan-bahan pokok di masyarakat, lokasinya atau sasarannya kami gilir di tiap kecamatan atau desa," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie menyampaikan operasi pasar yang digelar di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, disambut antusiasme warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Di Desa Gintangan operasi pasar digelar selama tiga hari, mulai 15-17 September 2025, dan operasi pasar ini rutin dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan, karena kami ingin harga tetap stabil," katanya.

Nanin menjelaskan, kegiatan ini berlangsung dengan dua pola, yakni operasi pasar mandiri bekerjasama dengan Bulog digelar setiap hari, sementara operasi gabungan bersama Bank Indonesia Jember dilakukan bulanan antara 3-4 hari.

Menurutnya, ada beragam bahan pokok disediakan mulai telur dengan pasokan harian 450 kilogram selama tiga hari hingga beras medium sebanyak tiga ton per hari seharga Rp67.500 tiap 5 kilogram.

Komoditas lain juga dijual, termasuk beras premium dengan pasokan 500 kilogram selama tiga hari dijual seharga Rp74.000 per kemasan 5 kilogram, serta beras SPHP yang mencapai 990 kilogram, dengan harga Rp57.500 kemasan 5 kilogram.

"Tersedia juga minyak goreng sebanyak 272 liter, 45 dos mi instan, tepung 40 kilogram, gula pasir hingga 80 kilogram, serta gas elpiji 3 kg selama tiga hari. Jadi masyarakat bisa membeli kebutuhan dengan harga lebih terjangkau lewat operasi pasar yang kami gelar ini," kata Nanin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.