Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemilihan Ketua DPR AS Berantakan, Partai Republik Tak Satu Suara Pilih McCarthy

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 09:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilihan Ketua DPR AS Berantakan, Partai Republik Tak Satu Suara Pilih McCarthy Doc: VOA/Reuters
Ket. Kevin McCarthy, calon ketua DPR AS dari Partai Republik yang didukung oleh mantan Presiden Donald Trump, berbicara kepada media di Gedung Capitol, Washington, DC.

Partai Republik yang menguasai DPR Amerika Serikat pada hari kedua pemungutan suara, Rabu (4/1), masih belum dapat memutuskan untuk memilih Kevin McCarthy sebagai ketua DPR, atau membuat strategi baru guna mengakhiri kekacauan politik yang telah menodai awal kekuasaan mayoritas mereka di majelis itu.

VOA melaporkan, Kamis (5/1), untuk keenam kalinya, Partai Republik mencoba untuk memilih McCarthy ke posisi puncak saat DPR semakin berantakan. Dua puluh pendukung konservatif yang menolak mendukungnya tetap tidak mengubah haluan dan membuat McCarthy jauh dari 218 suara yang dibutuhkannya untuk menjadi ketua DPR.

Anggota Partai Republik di DPR dari negara bagian Ohio, Warren Davidson, mengatakan, "Biarkan kepala yang lebih dingin dan lebih rasional menang." Davidson adalah seorang konservatif yang selaras dengan dengan "Freedom Caucus" sayap kanan yang tetap bersikukuh mencalonkan McCarthy.

Sementara anggota Partai Republik di DPR dari negara bagian Colorado, Lauren Boebert, yang menominasikan Byron Donalds dari negara bagian Florida, meminta agar mantan Presiden Donald Trump untuk memberitahu McCarthy bahwa "Anda tidak memiliki dukungan dan saatnya untuk mundur."

Trump Dukung McCarthy

Namun Trump Rabu pagi justru melakukan sebaliknya. Ia mendesak Partai Republik untuk memilih McCarthy. "Selesaikan kesepakatan, raih kemenangan," tulisnya di situs media sosialnya dengan menggunakan huruf besar semua. "Jangan ubah kemenangan besar menjadi kekalahan besar dan memalukan."

McCarthy tetap bertekad untuk terus berjuang meskipun kalah dalam enam putaran pemungutan suara, yang membuat mayoritas baru di majelis itu kacau.

Dinamika pada hari kedua terbukti tidak berbeda dengan hari pertama, di mana Partai Demokrat dengan solid memberikan suara pada anggota DPR dari negara bagian New York Hakeem Jeffries.

Dengan tidak terpilihnya pemimpin baru di DPR maka majelis ini tidak dapat mengambil sumpah anggota baru, membentuk komite, membahas undang-undang dan sebagainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.