Pemerintah Pacu Ekspor Industri Otomotif
📅 Kamis, 21 Sep 2023, 07:20 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong peningkatan ekspor untuk memacu perekonomian yang selama ini masih bertumpu pada konsumsi domestik. Salah satunya di sektor otomotif.
Kemenperin mencatat hingga Agustus 2023 ekspor di sektor otomotif mencapai 337.000 unit, melampaui catatan pada periode sama tahun lalu sebesar 285.000 unit. Untuk tahun ini, pemerintah menagetkan ekspor kendaraan sebesar 500.000 unit.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier, saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di Surabaya, Jawa timur, Rabu (20/9), mengungkapkan perkembangan sektor otomotif di atas catatan pertumbuhan ekonomi nasional. "Pertumbuhan sektor otomotif pada kuartal II sebesar 9,66 persen," ujarnya.
Menurut dia, hal tersebut didasari dari produktivitas pameran serta pabrikan yang melihat peluang di pasar dalam negeri serta ekspor. Salah satunya Daihatsu yang membidik pencapaian besar dalam penjualan mobil hingga akhir tahun ini dengan mempertahankan pangsa pasar di atas 19 persen. Terutama dengan menangkap peluang di GIIAS Surabaya 2023 yang digelar di Grand City Convex, pada 20-24 September.
"Setidaknya kami ingin mengulangi sukses seperti yang terjadi di GIIAS 2023 di Jakarta, terutama menangkap momentum tumbuhnya ekonomi dan daya beli masyarakat," ujar Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono di sela-sela GIIAS Surabaya 2023, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (20/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat GIIAS 2023 di Jakarta, Daihatsu mencetak penjualan 1.203 unit atau sekitar 205 miliar rupiah. Angka penjualan itu naik signifikan dari GIIAS 2022 yang sebanyak 1.030 unit.
Menurut Tri Mulyono, penjualan Daihatsu secara nasional terus meningkat. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Daihatsu hingga Agustus 2023 (ytd) mencapai 134.223 unit atau naik 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Market share Daihatsu juga melonjak dari 19,4 persen menjadi 20,2 persen.
Target Optimistis
Sebaiknya Anda baca juga:
Senada, Kepala Wilayah Jawa Timur DSO, David Gunawan menargetkan penjualan 300 unit kendaraan dalam GIIAS Surabaya 2023 melalui sejumlah produk yang menjadi tulang punggung, seperti Xenia, Terios, Sigra, Ayla, Granmax, dan Rocky.
Citra Xenia sebagai mobil yang andal dan hemat BBM masih kuat di masyarakat, termasuk di Jatim. Makanya, David optimistis Xenia bisa meraih pangsa pasar 10-15 persen di Jatim. Xenia tetap menjadi pilihan karena sudah bertahun-tahun teruji andal, hemat BBM, harganya kompetitif, dan didukung jaringan layanan servis Daihatsu yang luas di seluruh Indonesia.
"Hal-hal itulah yang menjadi pertimbangan klien kami memilih Daihatsu Xenia," ujar Regional Manager PT Pesonna Optima Jasa Yuardi Hendrastiawan.
Dijelaskan, perusahaannya adalah anak perusahaan Pegadaian yang bergerak di bidang rental mobil. Saat ini, 30 persen dari total armada sekitar 500 unit adalah merek Daihatsu. Dari jumlah itu, sekitar 65 unit adalah Daihatsu Xenia yang disewakan ke sejumlah perusahaan BUMN, perbankan, perkebunan, dan lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!