Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Diminta Perbanyak Sentra Vaksinasi

📅 Senin, 19 Jul 2021, 06:34 WIB | Oleh:
Pemda Diminta Perbanyak Sentra Vaksinasi Doc: Antara

JAKARTA - Pemerintah daerah harus memperbanyak sentra vaksinasi Covid-19. Hal ini untuk mengakselerasi vaksinasi agar tercipta kekebalan komunitas terhadap Covid-19 lebih cepat. Demikian disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Sabtu (17/7).

"Yang penting, harus ada kerja sama pemerintah daerah. Mereka membuka dan memperluas layanan atau sentra vaksinasi," ujarnya.

Dia menekankan, tanggung jawab memperbanyak sentra vaksinasi bukan hanya tugas Kemenkes. Kemenkes bisa mendorong, tapi koordinasi serta teknis pembukaan sentra vaksinasi merupakan tugas pemerintah tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

"Kita membutuhkan kolaborasi kuat dan dukungan pemda agar mau mengajak swasta, BUMN atau organisasi masyarakat lain untuk membantu membuka pelayanan vaksinasi," jelasnya.

Dia menerangkan, banyak swasta yang mendukung pembukaan sentra vaksinasi. Menurutnya, hal tersebut merupakan potensi untuk dioptimalkan dalam mengakselerasi program vaksinasi. Siti menyebut sentra vaksinasi terbanyak masih berada di wilayah DKI Jakarta. Daerah-daerah yang masuk dalam wilayah PPKM Darurat didorong memperbanyak sentra vaksinasi.

"Setelah Jawa dan Bali selesai, maka harus diakselerasi daerah lain. Di daerah luar Jawa Bali pelaksanaannya terkendala jarak sehingga penting melibatkan pihak lain di luar kesehatan pemerintah untuk vaksinasi," tandasnya.

Penertiban

Sementara itu, Kemendagri mengeluarkan Surat Edaran penertiban pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Percepatan Pemberian Vaksin Masyarakat. Ini untuk gubernur, bupati, dan wali kota.

Gubernur, bupati, dan wali kota diminta melakukan beberapa langkan dalam rangka mendukung pelaksanaan PPKM demi mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap mengedepankan kesehatan, keselamatan rakyat dan percepatan pemberian vaksin masyarakat.

Pertama, mengevaluasi secara reguler penertiban pelaksanaan PPKM wilayahnya. Kedua, memerintahkan jajaran Satpol PP mengutamakan langkah-langkah profesional, humanis dan persuasif dalam pelaksanaan PPKM. Ketiga, kepala daerah membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi dampak pandemi dan PPKM.

Sementara itu, secara terpisah, Tim Univeristas Negeri Jakarta Sehat bekerja sama dengan Tim Dokter Mabes Polri dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyelenggarakan vaksinasi massal untuk Keluarga Besar UNJ. Sasarannya, dosen, karyawan, tenaga kependidikan, honorer, mahasiswa dan masyarakat umum. Vaksin yang tersedia 700 sampai 1.000 dosis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Wisata
Kemenpar: Penutupan Bromo t...
Luar Negeri
Uni Eropa Buka Peluang Kana...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.