Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dekranasda Sulut Dorong Hilirisasi Produk UMKM Kelapa Naik Kelas

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Dekranasda Sulut Dorong Hilirisasi Produk UMKM Kelapa Naik Kelas Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Ketua Dekranasda Sulawesi Utara Anik Yulius Selvanus memberikan sambutan pada pembukaan Choir Competition dan Pameran Olahan Kelapa dalam rangka World Coconut Day di Manado, Rabu (7/10/2026).

MANADO - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Utara mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas serta menerapkan hilirisasi produk kerajinan berbasis kelapa agar mampu bersaing di pasar internasional. 

"Kami mendorong peningkatan kualitas produk, perbaikan desain dan kemasan, branding, standardisasi, hingga digitalisasi dan perluasan akses pasar," ujar Ketua Dekranasda Sulut Anik Yulius Selvanus saat membuka acara Choir Competition serta Pameran Olahan Kelapa dalam rangka World Coconut Day di Manado, Rabu (7/10).

Dekranasda Sulut mengambil peran penting untuk terus membina produk kerajinan dan industri kreatif berbasis potensi lokal.

"Produk kita harus memiliki kualitas yang mampu bersaing, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga menembus pasar nasional dan internasional," ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta pameran, mulai dari pelaku UMKM, kelompok tani, perajin, koperasi, hingga pelaku ekonomi kreatif.

"Anda semua adalah bagian penting dari ekosistem kelapa di daerah ini," ujarnya.

Dari kreativitas pelaku usaha itu, kata dia, kelapa yang sebelumnya komoditas bahan mentah, kini berhasil diubah menjadi berbagai produk bernilai tambah yang luar biasa.

"Inilah yang menjadi tantangan kita ke depan, yakni memastikan kelapa Sulawesi Utara harus naik kelas," ujarnya.

Melalui ajang Coconut Expo, kata dia, bisa dilihat langsung inovasi produk pangan dan non-pangan yang bernilai tinggi, seperti minyak kelapa murni (VCO), santan, gula kelapa, aneka camilan, kosmetik, hingga produk kerajinan estetis berbahan sabut dan tempurung kelapa.

"Kita tidak boleh lagi hanya menjual buah mentah atau kopra, melainkan harus fokus pada hilirisasi dari hulu ke hilir," demikian Anik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Megapolitan
Jasa Makin Dominan dalam Pe...

Kondisi Pasar Tradisional Makin Merana

53 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Kondisi Pasar Tradisional M...
Nasional
Kesenjangan Talenta Digital...
Luar Negeri
Presiden Trump Klaim Aliran...
Olahraga
Bulu Tangkis Akan Gim di An...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.