Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemberdayaan Masyarakat, Disbun Kaltim Latih Warga Mitra IKN Keterampilan Olah Limbah

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 00:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberdayaan Masyarakat, Disbun Kaltim Latih Warga Mitra IKN Keterampilan Olah Limbah Doc: ANTARA/HO-Disbun Kaltim
Ket. Peserta sedang menghaluskan batok kelapa dengan mesin saat pelatihan, di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, PPU, Kaltim, Jumat (20/10/2023).

Babulu - Pemberdayaan masyarakat, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) melatih keterampilan mengolah limbah batok kelapa menjadi kerajinan unik dan menarik bagi warga mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni warga Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

"Melalui kesempatan ini kami berpesan kepada para peserta pelatihan agar dapat menyerap yang diberikan oleh narasumber, karena keterampilan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan," kata Kepala Disbun Kaltim Ahmad Muzakkir, di Babulu, Jumat.

Setelah pelatihan ini diharapkan peserta tidak sekadar terampil memproduksi kerajinan tangan, namun juga menjadi pelaku usaha baru di bidang pengolahan limbah batok kelapa, memanfaatkan momentum IKN yang segera pindah ke Kaltim pada 2024.

Diharapkan dapat muncul sejumlah wirausahawan baru dari Desa Babulu Laut yang bisa ke pasar nasional, karena momentum IKN ini bisa menjadi pintu awal untuk masuk hingga tembus ke nasional, bahkan pasar global.

Dalam pelatihan pengolahan limbah batok kelapa di Desa Babulu Laut yang digelar pada 19-21 Oktober ini, ia menyebutkan bahwa limbah tempurung kelapa bisa digunakan menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi.

"Tak banyak masyarakat yang tahu bagaimana mendaur ulang tempurung kelapa menjadi limbah yang sangat berharga dan memiliki nilai jual tinggi," katanya.

Limbah dari tempurung kelapa, katanya lagi, dapat dijadikan aneka kerajinan menarik, sementara bahan bakunya mudah didapat karena menggunakan bahan baku lokal, apalagi di Kabupaten PPU banyak karena di daerah pesisir yang banyak ditumbuhi pohon kelapa.

Tempurung kelapa bisa dijadikan aneka benda serba guna, mulai dari centong nasi, mainan, gantungan kunci, mangkok, cangkir, asbak, kancing baju, lampu meja, dan lainnya yang termasuk dalam bentuk suvenir.

"Tinggal asah kreativitas untuk menghasilkan benda yang tak hanya menarik, tapi juga fungsional. Kerajinan dari batok kelapa sangat banyak peminatnya. Selain bahan yang mudah dicari, kerajinan dari bahan ini juga sangat indah dan cocok dijadikan hiasan," kata Muzakkir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.