Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peluru Tank Meledak, Tiga Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Tewas Saat Latihan

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Peluru Tank Meledak, Tiga Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Tewas Saat Latihan Doc: Kyodo
Ket. Foto menunjukkan lapangan tempat latihan militer Hijudai milik Pasukan Bela Diri Jepang di Prefektur Oita, Selasa (21/4)

FUKUOKA - Ledakan tak disengaja dari peluru tank di lapangan latihan Pasukan Bela Diri Darat (GSDF) di barat daya Jepang menyebabkan tiga anggotanya tewas dan satu anggota lainnya terluka pada hari Selasa (21/4), kata GSDF.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.40 pagi saat latihan tank di lapangan latihan Hijudai milik GSDF di Prefektur Oita. Sebuah peluru tank meledak sebelum ditembakkan.

Meskipun tidak mengungkapkan jenis kelamin mereka, GSDF mengatakan bahwa dua dari tiga orang yang tewas berusia 30-an dan satu orang berusia 40-an.

"Kami sedang berupaya untuk mengkonfirmasi detail dan penyebab insiden tersebut," kata Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi kepada wartawan di gedung parlemen di Tokyo. "Ini sangat disayangkan... Kami akan memastikan langkah-langkah keamanan yang menyeluruh akan diterapkan."

Menurut petugas pemadam kebakaran setempat, korban mengalami luka bakar di wajah tetapi dalam keadaan sadar.

Keempat personel yang terlibat dalam kecelakaan tersebut bertugas sebagai komandan tank, penembak, petugas keselamatan, dan pengemudi.

Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) adalah Angkatan Bersenjata terpadu yang didirikan pada tahun 1954, terdiri dari angkatan darat, maritim, dan udara. SDF berada di bawah kendali sipil melalui Kementerian Pertahanan. 

Setelah kalah dalam Perang Dunia II, Jepang dilarang memiliki angkatan bersenjata reguler dan hak untuk perang. Hal itu termaktub dalam Pasal 9 Konstitusi 1947.

Meskipun secara konstitusional terbatas pada membela diri, SDF telah beralih ke peran yang lebih proaktif, termasuk menjaga perdamaian internasional, upaya anti-pembajakan, dan mengembangkan kemampuan pertahanan siber.

Namun meski konstitusi melarang, Jepang memiliki pasukan pertahanan dengan level setara negara maju, yang didukung oleh anggaran besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.