Peluang Pelemahan Terbuka
📅 Rabu, 17 Jul 2024, 08:04 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya tengah pekan ini. Sejumlah sentimen eksternal dan internal diperkirakan mempengaruhi pergerakan rupiah.
Dalam catatan risetnya, analis pasar uang Ibrahim Assuaibi melihat investor makin optimistis bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) dalam waktu dekat. Namun, hal tersebut tertahan oleh sentimen penembakan terhadap calon presiden AS, Donald Trump.
Dari dalam negeri, imvestor menantikan hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (17/7), bergerak fluktuatif di kisaran 16.130-16.220 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Selasa (16/7), ditutup melemah 10 poin atau 0,06 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.180 rupiah per dollar AS. Pelemahan itu terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga AS dan beragamnya data ekonomi dari Tiongkok selaku negara rekanan utama Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hal yang mendasari penguatan mata uang dollar AS saat ini adalah pelaku pasar yang memperkirakan kemungkinan 100 persen bahwa suku bunga The Fed akan turun setidaknya 25 basis poin ketika Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bertemu pada 18 September mendatang," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!