Pelatih Lokal Diharap Mampu Dampingi Herdman
📅 Jumat, 13 Feb 2026, 06:25 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Yudi Manar
JAKARTA - Timnas Indonesia bersiap memasuki babak baru. PSSI memastikan kehadiran dua pelatih lokal, Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal, untuk mendampingi John Herdman dalam membesut skuad Garuda. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun tim nasional yang lebih solid dengan perpaduan pengalaman internasional dan kekuatan lokal.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan bahwa keterlibatan pelatih lokal bukan sekadar pelengkap, melainkan komitmen jangka panjang federasi. “Sementara itu, yang senior ini ya, Nova. Mungkin nanti coach Sofie juga akan kami libatkan. Kami lagi melihat beberapa sosok yang tepat,” ujar Sumardji, Kamis (12/2).
Nama Nova Arianto sudah akrab di telinga pencinta sepak bola nasional. Mantan bek Timnas Indonesia itu pernah menjadi asisten pelatih pada era Shin Tae Yong, menangani Tim U-17, hingga dipercaya memoles Tim U-20. Pengalamannya di kelompok umur dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan pemain.
Adapun Sofie Imam Faizal dikenal sebagai pelatih fisik berpengalaman. Dia sempat bekerja di Timnas Indonesia pada era Patrick Kluivert dan Shin Tae Yong. Dia juga menjadi asisten pelatih Tim U-19 saat ditangani Fakhri Husaini. Kehadiran Sofie diharapkan memperkuat aspek kebugaran dan daya tahan pemain.
PSSI menegaskan penunjukan asisten pelatih dilakukan melalui komunikasi intens dengan Herdman. “Saya sudah sampaikan ke John, sesuai komitmen harus ada asisten pelatih lokal,” ujar Sumardji. Federasi juga membuka peluang menambah nama lain. Pengumuman resmi jajaran staf direncanakan sebelum agenda FIFA Series 2026 pada akhir Maret.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Nova Arianto juga menyampaikan pesan khusus terkait pembinaan usia muda. Dia menyoroti pentingnya fondasi mental bagi Tim U-17 yang kini ditangani Kurniawan Dwi Yulianto. Menurutnya, perbedaan filosofi antarpelatih adalah hal wajar, namun kekuatan mental harus tetap menjadi identitas.
“Setiap pelatih punya metode berbeda, tapi mental pemain harus kuat. Mereka tidak boleh takut menghadapi siapa pun,” tegas Nova. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!