Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pekerja di IKN Akan Nyoblos di TPS Khusus Saat Pemilu 2024

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pekerja di IKN Akan Nyoblos di TPS Khusus Saat Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Ahmad Wijaya
Ket. Seorang pekerja sedang mengawasi pembangunan proyek perumahan pekerja konstruksi yang nanti digunakan untuk pekerja membangun infrastruktur di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/11/2022).

PENAJAM -Para pekerja pembangunan ibu kota Nusantarayang berasal dari luar Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, bakal mengikuti pencoblosan pada Pemilu 2024 di TPS (tempat pemungutan suara) khusus yang disediakan di lokasi proyek.

"Pada Pemilu 2024 akan disiapkan TPS khusus pekerja ibu kota negara baru dari luar daerah," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara, Irwan Syahwana di Penajam, Sabtu (3/6).

TPS di lokasi khusus yang disediakan KPU Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, ditempatkan dengan posisi di lokasi pekerja proyek pembangunan ibu kota negara Indonesia baru bekerja.

Kesepakatan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar tidak mengganggu pembangunan ibu kota negara Indonesia baru, KPU Kabupaten Penajam Paser Utara mengambil alih teknis penyelenggaraan pemungutan suara di lokasi proyek.

KPU di daerah dapat melibatkan para pekerja dalam struktur KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) sesuai Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2022, jelas dia, karena akan menghentikan pekerjaan, maka masyarakat setempat akan dilibatkan sebagai KPPS.

Terdata 787 pekerja pembangunan ibu kota negara Indonesia baru bernama Nusantara yang masih melakukan pekerjaan sampai saat pencoblosan atau pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Namun, dari total pekerja pembangunan ibu kota negara Indonesia baru tersebut, kata dia, hanya 395 pekerja yang telah lengkap data masuk dalam aplikasi Sidalih (sistem informasi data pemilih) yang akan melakukan pencoblosan di TPS khusus.

Tercatat juga 59 pekerja pembangunan RDMP (Refinery Development Master Plan Kilang Minyak Lawe-Lawe PT Pertamina (Persero) yang berasal dari luar Kabupaten Penajam Paser Utara dan bakal melakukan pemungutan suara pada Pemilu 2024 di daerah berjulukBenuo Takaitu.

"Pekerja itu kami daftarkan sebagai pemilih di TPS dekat lokasi bekerja, karena syarat untuk bentuk TPS khusus minimal ada 100 pemilih, " ujar Irwan Syahwana.

Pekerja proyek pembangunan dari luar Kabupaten Penajam Paser Utara atau Kalimantan Timur, bisa menyalurkan hak suara untuk pemilihan calon presiden dan wakil presiden.

Pekerja proyek pembangunan warga Provinsi Kalimantan Timur, tetapi KTP (kartu tanda penduduk) bukan domisili Kabupaten Penajam Paser Utara, bisa menyalurkan hak suara untuk pemilihan calon anggota DPR RI, DPD, serta presiden dan wakil presiden.

Sedangkan warga Kabupaten Paser karena satu daerah pemilihan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara, juga bisa salurkan suara untuk calon anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.