Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang Tradisional Didorong Rambah Pasar Digital

📅 Senin, 20 Jan 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pedagang Tradisional Didorong Rambah Pasar Digital Doc: ANTARA/HO-Perumda Pasar Tohaga
Ket. Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan di Pasar Ciluar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BOGOR – Guna memperluas pasar, para pedagang tradisional didorong untuk mulai merambah ke pasar digital melalui berbagai kanal media sosial. Sering terdengar para pedagang pasar kalah dengan pemasaran online.

“Jika merasa tergerus oleh pasar online, maka kita harus menjadi bagian dari pasar online itu sendiri,” ungkap Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan di Cibinong, Minggu. Dia menjelaskan, ajakan tersebut merupakan upaya untuk membantu pedagang tradisional menghadapi tantangan pasar digital yang membuat omzet mereka menurun.

Menurutnya, ajakan ini tidak serta merta agar pedagang meninggalkan cara berdagang tradisional. Tapi dengan mengolaborasikan antara tradisional dan digital atau sistem hibrida. “Karena belum tentu toko online lebih dipercaya daripada toko offline. Banyak orang yang lebih percaya belanja di toko yang punya fisik. Mereka merasa lebih aman dan percaya,” ujarnya.

Berdagang secara hibrida tersebut telah berjalan di salah satu pasar di bawah Perumda Pasar Tohaga, yakni Pasar Ciluar, Sukaraja, Kabupaten Bogor. Haris menilai, yang dilakukan pasar ini telah mendapatkan respons positif dari para pedagang.

Di samping itu, Haris mengaku bahwa Perumda Pasar Tohaga saat ini juga sedang fokus pada edukasi dan pendampingan kepada pedagang. Tujuannya agar dapat berjualan melalui platform digital tersebut. Seluruh pasar di bawah naungan Perumda Pasar Tohaga bakal dijadwalkan untuk program live streaming berdagang.

Dia berharap para pedagang akan lebih mandiri dalam menggunakan platform digital untuk menjual produk mereka. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada pedagang, dan suatu saat nanti pasar-pasar Tohaga akan ramai dengan aktivitas live marketing,” kata Haris.

Sementara, salah satu pedagang sandang di Pasar Ciluar, Mansyur mengaku mendapatkan peningkatan penjualan setelah diajak dan dilatih untuk berjualan ­online. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.