PBB: Korban Tewas Capai 11.300 Jiwa
📅 Senin, 18 Sep 2023, 02:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/UAE MINISTRY OF DEFENCE
DERNA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis Minggu (17/9) bahwa jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat yang melanda Kota Derna di Libia pada awal pekan lalu setidaknya mencapai 11.300 orang.
Sementara itu Bulan Sabit Merah Libia membantah jumlah korban dari PBB tersebut, dan mengatakan bahwa mereka terkejut melihat banyaknya nama korban yang berulang-ulang disebutkan dalam jumlah korban tersebut.
"Kami terkejut melihat banyak nama-nama berulang pada jumlah ini," kata juru bicara Bulan Sabit Merah Libia, Tawfik Shoukri, seraya menambahkan bahwa jumlah tersebut telah menambah kekalutan bagi keluarga orang hilang.
Perkiraan jumlah nyawa yang hilang sangat bervariasi. Jumlah korban tewas resmi terbaru dari menteri kesehatan pemerintahan yang berbasis di wilayah timur, Othman Abdeljalil, menyatakan 3.166 orang tewas. Namun menurut laporan PBB yang dirilis pada Minggu, jumlah korban jiwa dari Derna saja telah meningkat menjadi 11.300 orang.
Hampir sepekan setelah gelombang air menerjang kota pesisir Derna, fokus perhatian pada Minggu beralih ke keselamatan terhadap korban yang selamat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), setidaknya ada 40.000 orang telah mengungsi di timur laut Libia dan angka pengungsi ini mungkin lebih tinggi mengingat sulitnya mengakses daerah-daerah yang paling parah terkena dampaknya.
Bala Bantuan
Sementara itu tim penyelamat di lapangan melaporkan bahwa mayat-mayat masih ditemukan sepekan setelah bencana ini terjadi. Kru penyelamat dari Departemen Perlindungan Sipil Malta misalnya, mereka, menurut lapor surat kabarTimes of Malta, menemukan banyak jasad di bagian tepi pantai saat dilakukan penyisiran di lokasi itu pada Jumat (15/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk membantu ratusan ribu orang yang membutuhkan dalam bencana di Libia ini, PBB melapor telah mengajukan permohonan dana lebih dari 71 juta dollar AS. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!