Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Fransiskus Akan Terbitkan Pembaruan Ensiklik Perubahan Iklim

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Paus Fransiskus Akan Terbitkan Pembaruan Ensiklik Perubahan Iklim Doc: FILIPPO MONTEFORTE / AFP
Ket. Paus Fransiskus memberikan berkatnya kepada para peziarah selama doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Rabu (2/10). Paus berpendapat negara-negara kaya harus menerima bahwa merekalah yang paling bertanggung jawab atas krisis iklim dan membantu negara-negara miskin.

VATICAN CITY - Pemimpin Umat Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada Rabu (2/10), akan menerbitkan pembaruan tentang ide-ide untuk menghadapi perubahan iklim, delapan tahun setelah peringatan tesis penting tentang kehancuran akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

Dikutip dari France 24, pembaruan singkat dari ensiklik Laudato Si (Praise Be To You) 2015 ini diterbitkan hanya beberapa minggu sebelum putaran berikutnya perundingan iklim PBB dimulai di Dubai, di tengah peringatan dunia sedang berada dalam bahaya dalam mencapai tujuan-tujuannya mengenai perubahan iklim, mengurangi emisi karbon.

Ensiklik berisi ajaran Paus mengenai iman dan kesusilaan. Biasanya ensiklik ditulis dalam bahasa Latin yang merupakan bahasa resmi Vatikan. Tetapi sekarang, banyak pula keluar terjemahan dalam lain-lain bahasa lazimnya yang jenis vernakular dipahami umum.

"Teks kepausan yang baru, Laudate Deum (Puji Tuhan), akan berisi pandangan tentang apa yang telah terjadi dan katakan apa yang perlu dilakukan," kata Paus Fransiskus, 86 tahun, bulan lalu.

Dokumen asli, yang mencapai hampir 200 halaman, ditujukan tidak hanya kepada 1,3 miliar umat Katolik di dunia, tetapi juga semua orang di planet ini, sebuah seruan terhadap solidaritas global untuk bertindak bersama melindungi "rumah kita bersama".

Berdasarkan penelitian iklim, laporan itu dengan jelas menyatakan umat manusia bertanggung jawab atas pemanasan global, dan memperingatkan laju perubahan dan degradasi yang cepat telah membawa dunia mendekati "titik puncaknya".

Namun pernyataan tersebut juga memiliki pesan moral yang kuat, di mana Paus Fransiskus menyalahkan konsumerisme, individualisme, dan upaya mencapai pertumbuhan ekonomi sebagai penyebab "planet ini menjadi kering".

Paus berpendapat negara-negara kaya harus menerima bahwa merekalah yang paling bertanggung jawab atas krisis iklim dan membantu negara-negara miskin yang paling menderita.

Perdebatan Global

Dokumen tersebut memicu perdebatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya mengenai teks keagamaan, termasuk komentar di jurnal ilmiah.

Beberapa bulan kemudian, terdapat terobosan dalam perundingan iklim PBB di Paris, yang menurut para ahli Vatikan memainkan peran penting di balik layar.

Hampir setiap negara di dunia berkomitmen untuk membatasi pemanasan hingga "jauh di bawah" dua derajat Celsius di atas tingkat pra-industri.

Namun bulan lalu, PBB memperingatkan dunia tidak berada pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, sementara para pemantau iklim memperkirakan tahun 2023 akan menjadi tahun terpanas dalam sejarah umat manusia, dengan musim panas di belahan bumi utara yang ditandai dengan gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan.

"Sudah waktunya bekerja sama untuk menghentikan bencana ekologis sebelum terlambat," kata Paus Fransiskus bulan lalu dalam pidato video di Majelis Umum PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.