Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pascakebakaran, Pendakian Arjuno-Welirang Kembali Dibuka

📅 Senin, 29 Mei 2023, 16:09 WIB | Oleh:
Pascakebakaran, Pendakian Arjuno-Welirang Kembali Dibuka Doc: ANTARA/Vicki Febrianto
Ket. Foto arsip. Gunung Arjuno Welirang dilihat dari wilayah Kota Batu, Jawa Timur.

MALANG - Unit Pengelola Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo menyatakan bahwa pendakian Gunung Arjuno-Welirang di wilayah Jawa Timur, kembali dibuka seusai terjadinya kebakaran beberapa waktu lalu.

Kepala Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin mengatakan bahwa saat ini kebakaran di kawasan Gunung Arjuno tersebut sudah padam, sehingga kembali dibuka untuk aktivitas pendakian.

"Sudah dibuka kembali, kondisi sudah padam," kata Wahyudi.

Wahyudi menjelaskan, kebakaran yang terjadi di wilayah Gumandar, Kabupaten Pasuruan tersebut menyebabkan areal seluas 58 hektare mengalami kerusakan. Saat ini, Tahura Raden Soerjo tengah melakukan pengamatan pasca-peristiwa kebakaran yang terjadi pada 25 Mei 2023.

Menurutnya, dengan status sebagai Cagar Biosfer oleh The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) diharapkan akan ada perbaikan alam secara alami, mengingat material yang terbakar mayoritas adalah semak-semak.

"Kita akan lihat kondisi alam bagaimana, kalau bisa suksesi alami, akan alami. Kawasan konservasi seperti itu. Kemarin yang terbakar mayoritas semak-semak, bukan pepohonan," katanya.

Ia menambahkan, bagi para pendaki yang akan melakukan pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang diharapkan untuk waspada akan adanya potensi kebakaran, mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim panas.

Selain itu, para pendaki juga diharapkan untuk waspada dalam menggunakan peralatan khususnya pada saat memasak, tidak membuat api unggun dan membawa cadangan air yang mencukupi untuk menghindari dehidrasi.

"Pendaki diharapkan waspada terhadap bahaya kebakaran, mereka juga harus waspada dalam menggunakan peralatannya. Tidak membuat api unggun, dan membawa cadangan air yang cukup untuk menghindari dehidrasi," katanya.

Gunung Arjuno, terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang, termasuk Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuno terletak dalam satu punggungan yang sama dengan puncak Gunung Welirang, dan lebih dikenal sebagai kompleks Arjuno-Welirang.

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara untuk Gunung Welirang, memiliki ketinggian 3.156 mdpl.

Pada Oktober 2019, kebakaran besar melanda kawasan Gunung Arjuno dan menyebabkan kerusakan pada areal seluas 3.000 hektare. Saat itu, merupakan peristiwa kebakaran hutan cukup panjang akibat kondisi angin yang berhembus kencang dan menyulitkan pemadaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.