Panjat Tebing Juara Dunia dan Raih Tiket Olmpiade
📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 06:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Foto: Federasi Panjat Tebing Indonesia
JAKARTA - Prestasi luar biasa diraih atlet panjat tebing nomor speed: Desak Made Rita Kusuma Dewi yang meraih medali emas di IFSC Climbing World Championship Bern, Swiss, Kamis waktu setempat. Desak berhasil meraih medali emas sekaligus memperoleh tiket Olimpiade Paris 2024.
Dia mencatatkan waktu finis 6,49 detik. Desak mengalahkan atlet Amerika Serikat, Emma Hunt, yang mencatatkan waktu 6,67 detik.
"Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa dan dukungan kepada kami timnas panjat tebing Indonesia. Saya, Desak Made Rita Kusuma Dwi, mempersembahkan emas di World Championship dan mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024. Emas ini untuk persembahan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-78," kata Desak, Jumat (11/8).
Atlet putri asal Bali itu tidak mengalami kesulitan untuk mengatasi perlawanan para pesaingnya dari babak kualifikasi sampai semifinal. Dalam perdelapan final, dia mampu finis dengan catatan waktu 6,70 detik.
Catatan waktu ini mengungguli Giulinda Randi asal Italia yang mencatatkan waktu 7,43 detik. Berikutnya dalam delapan besar, Desak mengukir waktu 6,64 detik, unggul signifikan atas lawannya, Patrycja Chudziak asal Polandia yang hanya mampu mencatat 7,14 detik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada semifinal, Desak kembali mencatatkan waktu di bawah tujuh detik. Ia mencatatkan waktu 6,48 detik. Ini unggul atas Aleksandra Kalucka asal Polandia dengan catatan waktu 7,40 detik. Sementara itu, Rahmad di kategori putra memang belum berhasil meraih tiket Olimpiade, namun penampilannya sangat baik di turnamen ini.
Saat mengawali penampilan di kualifikasi, Rahmad mencatatkan waktu 5,11 detik. Dalam perdelapan final, Rahmad mempertajam catatan waktunya menjadi 5,04 untuk mengungguli Yaroslav Tkach asal Ukraina.
Pada perempat final, Rahmad mampu mengungguli atlet Indonesia lainnya Kiromal Katibin dengan catatan waktu 4,97 detik. Namun di semifinal, Rahmad hanya mampu finis dengan catatan 8,01 detik dan kalah dari Mateo Zurloni.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, dalam babak smalifinal, Rahmad berhasil mengungguli Rishat Khaibullin untuk membuatnya memenangi posisi ketiga.
"Tentu saya tetap bersyukur bisa meraih perunggu di kejuaraan ini, meski belum bisa lolos ke Olimpiade 2024. Saya persembahkan medali ini untuk ulang tahun negara saya tercinta, Indonesia," tutur Rahmad.
Prestasi yang diukir Desak dan Rahmad tak pelak membuat bangga Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid.
"Saya bangga atas raihan positif ini. Semua atlet yang berlaga, yang meraih prestasi atau belum, telah berjuang menunjukkan performa terbaik demi nama Indonesia di kancah internasional," ucap Yenny.
"Raihan ini menjadikan Desak sebagai atlet pertama putri Indonesia yang memastikan lolos ke Olimpiade 2024, sekaligus meraih emas di Bern, Swiss. Sekali lagi saya ucapkan selamat. Ini adalah kado bagi kemerdekaan Indonesia," kata Yenny.
Panahan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!