Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panda Raksasa Berhasil Melahirkan Seekor Bayi di Taman Safari Indonesia

📅 Senin, 08 Des 2025, 22:32 WIB | Oleh:
Panda Raksasa Berhasil Melahirkan Seekor Bayi di Taman Safari Indonesia Doc: ANTARA/HO-TSI
Ket. Bayi panda raksasa bernama Rio di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Taman Safari Indonesia (TSI) mengumumkan keberhasilan reproduksi panda raksasa yang melahirkan seekor bayi pada 27 November 2025 di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang kemudian diberi nama Rio, sebagai capaian penting konservasi satwa langka.

Corporate Communication Manager TSI Trully Erlynda di Cisarua, Senin (8/12), menyatakan kelahiran anak panda dari induk Huchun dan Caitao itu, merupakan hasil program konservasi jangka panjang Indonesia–Tiongkok sejak 2017.

“Kelahiran Rio menjadi tonggak penting dan menunjukkan keberhasilan kerja sama konservasi internasional,” katanya.

Ia menjelaskan proses reproduksi panda dilakukan melalui pemantauan hormon yang presisi, observasi perilaku intensif, serta penerapan standar kesejahteraan satwa internasional. Hal ini krusial mengingat panda betina hanya subur 24–72 jam dalam setahun.

Pada 30 November, tim nursery dari Panda Center Tiongkok tiba di Indonesia untuk mendampingi perawatan awal bayi panda, memastikan prosedur penanganan berlangsung optimal pada fase paling kritis.

Bayi panda yang diberi nama Satrio “Rio” oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 4 Desember itu, kini berada dalam kondisi stabil.

Dia mengatakan Rio menunjukkan perkembangan positif seperti vokalisasi kuat, proses menyusu efektif, dan kenaikan berat badan konsisten.

Dalam 30–60 hari ke depan, Rio diperkirakan mulai membuka mata, tumbuh bulu, mampu mengatur suhu tubuh, dan menunjukkan kemampuan motorik awal.

Para ahli dari China Conservation and Research Centre for the Giant Panda (CCRCGP) masih berada di lokasi memberikan pendampingan teknis.

TSI untuk sementara belum membuka akses publik karena masih memprioritaskan kesehatan induk dan bayi.

“Kami berharap Rio tumbuh sehat dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung upaya konservasi ini,” ujar Trully.

Ia menegaskan kelahiran Rio memperkuat posisi TSI sebagai lembaga konservasi kredibel yang konsisten mengembangkan penelitian, pengembangbiakan satwa terancam punah, dan edukasi lingkungan melalui kemitraan internasional jangka panjang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.