Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otoritas: Korban Tewas jadi 159 Orang

📅 Jumat, 05 Des 2025, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otoritas: Korban Tewas jadi 159 Orang
Ket. Warga memasang hiasan burung kertas sebagai bentuk duka cita untuk para korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court, di Hong Kong.

Kebakaran Hong Kong | 30 Orang Masih Dinyatakan Hilang

Otoritas Hong Kong mengakhiri operasi pencarian korban tewas dalam kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court

TOKYO - Otoritas Hong Kong mencatat jumlah korban tewas dalam kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court pekan lalu mencapai 159 orang, seiring dengan berakhirnya operasi pencarian korban.

Penegak hukum setempat pada Rabu (3/12) mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan pencarian korban di menara apartemen yang terbakar. Pihaknya akan mulai memeriksa perancah yang mengelilingi bangunan untuk mencari jasad yang tersisa, mengingat hingga saat ini ada 30 orang yang masih dinyatakan hilang.

Sekitar 96 persen korban jiwa dalam kebakaran tersebut terjadi di gedung yang pertama kali terbakar serta gedung yang tepat berada di sebelahnya.

Tujuh dari delapan gedung apartemen di kompleks Wang Fuk Court yang padat penghuni di wilayah Tai Po terbakar hebat pada Rabu (26/11) saat gedung-gedung tersebut ditutupi perancah di semua sisinya untuk proyek renovasi tembok eksterior.

Otoritas setempat menduga kebakaran terjadi akibat jaring plastik dan papan busa berstandar rendah yang digunakan dalam proyek renovasi.

"Pada satu titik, kami menemukan sejumlah jasad di gedung yang sama," kata kepala satuan identifikasi korban bencana kepolisian Hong Kong, Stephen Cheng. "Mereka bisa saja berasal dari satu keluarga," imbuh dia.

Otoritas Hong Kong menyatakan bahwa mereka juga berhasil melakukan identifikasi awal terhadap sejumlah 140 korban tewas, termasuk lima pekerja proyek dan 10 pekerja rumah tangga WNA, serta menangkap 20 individu yang diduga terkait dengan kebakaran.

Tragedi tersebut memicu otoritas setempat menerbitkan instruksi pencabutan jaring perancah di seluruh area konstruksi di Hong Kong atau sekitar 210 proyek, dengan tenggat pada Sabtu (6/12) ini.

Hal tersebut merupakan respons dari laporan media yang menduga bahwa kontraktor di sejumlah proyek renovasi bangunan lain telah memalsukan laporan tes untuk menghindari pemeriksaan otoritas.

Lembar jaring tersebut harus diuji di lokasi proyek dan lolos tes di laboratorium yang diakui pemerintah sebelum dapat dipasang, kata Sekretaris Pembangunan Hong Kong, Bernadette Linn, pada Rabu.

Sementara itu, penghuni dari satu-satunya gedung apartemen Wang Fuk Court yang tidak terbakar telah diizinkan kembali ke tempat tinggal mereka pada Rabu untuk mengambil barang berharga dan kebutuhan sehari-hari.

"Kami mau mengambil obat-obatan dan baju tebal," ucap seorang perempuan yang dievakuasi ke sebuah hotel bersama dua orang lansia. "Kami tidak melihat adanya prospek untuk pulang saat ini," imbuh dia. Ant/Kyodo/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.