Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Orang Tua Bisa Kenalkan Konsep Menabung pada Anak dengan Buku Cerita

📅 Selasa, 31 Okt 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Orang Tua Bisa Kenalkan Konsep Menabung pada Anak dengan Buku Cerita Doc: Istimewa

Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan orang tua dapat memulai mengenalkan konsep menabung pada anak melalui kegiatan sehari-hari yang dilakukan misalnya membaca buku.

"Misalnya, membacakan buku cerita yang menceritakan konsep uang atau finansial," tulisKasandra dalam pesan singkat yang diterima ANTARA, Senin.

Ia mengatakan salah satu sumber penting dalam edukasi finansial pada anak adalah dimulai dari keluarga. Orang tua merupakan sosok utama yang dilihat anak-anak sehari-hari. Maka dari itu orang tua juga perlu mencontohkan konsep menabung pada anak.

Dengan mencontohkan konsep menabung, anak akan terbiasa menyaksikan bagaimana orang tuanya melakukan kegiatan menabung. Hal ini ia utarakan menurut teori Social Learning oleh Bandura, yang berpendapat hampir seluruh perilaku manusia dipelajari dan mengobservasi melalui modeling atau meniru.

"Dengan demikian contoh yang diberikan orang tua dapat menjadi salah satu kunci dalam proses penanaman perilaku menabung pada anak," tambah Kasandra.

Psikolog klinis forensik di Kasandra & Associates ini mengatakan, mengajarkan anak mengenai pentingnya menabung dan mengelola uang adalah keterampilan sehari-hari yang harus diajarkan sama seperti mengajarkan perilaku baik.

Di sini orang tua harus menanamkan pengertian pada anak bahwa uang adalah sesuatu yang harus didapatkan dan bukan hal yang tiba-tiba ada sehingga harus dijaga. Sehingga ketika anak sudah dewasa nanti, tidak sembarangan dalam mengelola uang yang dapat berefek buruk terhadap aspek kehidupannya.

"Terlebih lagi di dunia sekarang yang sangat konsumtif, semua orang harus memulai mengerti pentingnya menabung secepat mungkin," katanya.

Kasandra menjelaskan lebih lanjut, pengelolaan uang yang tidak benar ini berefek negatif terhadap aspek lain kehidupan seperti kesehatan yang buruk, akademis yang stagnan, kondisi psikologis yang tidak seimbang, masalah interpersonal dan hubungan keluarga serta kesulitan untuk bertumbuh memasuki masa dewasa dengan efektif.

Sebagai tips untuk orang tua, ia menyarankan teknik token yang dapat digunakan dalam memotivasi anak untuk menabung, dengan cara orang tua memberikan imbalan untuk suatu tugas tertentu yang diselesaikan anak.

Imbalannya bisa berupa memberikan suatu tanda bintang atau stiker yang nantinya dapat ditukarkan menjadi barang tertentu.

"Misalnya dua stiker untuk cemilan dan 10 stiker untuk mainan yang anak sangat inginkan. Dengan teknik ini, anak dapat belajar untuk bersabar dan 'menabung' hingga mencapai 10 stiker," begitu pandanganKasandra Putranto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.