Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Olahraga Perlu Dukungan Anggaran

📅 Senin, 03 Jul 2023, 07:04 WIB | Oleh:
Olahraga Perlu Dukungan Anggaran Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Kongres KOI 2023 I Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari menyampaikan pidato pada pembukaan Kongres Komite Olim­piade Indonesia 2023 di Jakarta, Jumat (30/6). Kongres tersebut mengagendakan pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum serta Komite Eksekutif Periode 2023-2027.

JAKARTA - Peningkatan prestasi olahraga Indonesia membutuhkan dukungan peningkatan jumlah anggaran. Hal itu diungkap Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari. Dia juga mengatakan ada tiga tantangan untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia.

Okto menilai anggaran olahraga merupakan tantangan terbesar saat ini, mengingat jumlahnya berada di bawah 0,01 persen dari APBN. Karena itulah, KOI akan terus mendorong agar anggaran untuk olahraga bisa meningkat seiring dengan target pertumbuhan prestasi.

"Kami sudah menyampaikan juga inisiatif-inisiatif kepada ketua DPD dan Menpora, bahwa tantangan ke depan: peningkatan prestasi tidak lepas dari anggaran. Kami sangat membutuhkan dukungan semua pihak," ujar Okto, Minggu (2/7).

Anggaran juga tidak lepas dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menurut Okto harus bisa fleksibel dan menyesuaikan dengan dinamika yang ada.

"Program DBON harus fleksibel. Jangan ada yang diam di zona nyaman karena semua harus berkompetisi, promosi, dan degradasi. Itu merupakan keharusan untuk memastikan prestasi olahraga semakin meningkat," jelasnya. Peningkatan prestasi juga senada dengan visi KOI kepengurusan 2023-2027 untuk "Berdiri di Panggung Dunia". Ini diharapkan bisa mencakup banyak talenta untuk berpartisipasi di sektor olahraga.

"Ini bukan tentang prestasi para atlet saja, tapi termasuk juga pelatih, wasit. Mestinya banyak orang yang qualified untuk menjadi wasit-wasit internasional," ujar Okto. Selain itu, dia mengajak orang tua untuk melibatkan anaknya ke dalam pembinaan atlet, peningkatan kemampuan bahasa asing, hingga keterlibatan pihak swasta juga menjadi tantangan tersendiri.

Semua sepakat akan mengajukan kepada pemerintah untuk perusahaan-perusahaan yang mau mendukung olahraga, memberikan sponsor dan memberikan donasi mestinya bisa mendapatkan insentif.

Dengan adanya insentif akan lebih banyak lagi perusahaan yang termotivasi untuk memberikan support maksimal kepada olahraga Indonesia. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.