Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OIKN Targetkan Kerja Sama Penyewa Potensial Area Komersial Rusun ASN

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
OIKN Targetkan Kerja Sama Penyewa Potensial Area Komersial Rusun ASN Doc: ANTARA/HO - Kementerian PUPR
Ket. Desain rumah susun (Rusun) ASN di IKN Nusantara.

Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menargetkan kerja sama dengan penyewa potensial untuk pengisian area komersial pada Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) dan Rumah Susun Aparatur Sipil Negara (ASN) - Pertahanan Keamanan (Hankam) di Nusantara, Kalimantan Timur.

"Saat ini, kami tengah berproses untuk masuk ke dalam tahapan persiapan pengisian fasilitas sosial dan fasilitas umum, untuk memastikan ekosistem di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) terbangun. Kami akan mengumpulkan daftar calontenantpotensial dan data yang diperoleh akan membantu memfasilitasi proses kurasi dan verifikasi ke depannya," ujar Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan OIKN Desiderius Viby Indrayana di Jakarta, Rabu.

Terdapat tiga kelompok utama yang ditargetkan serta diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan Nusantara, di antaranya kelompok (1) UMKM lokal, kelompok (2) UMKM binaan Pemda, BUMN, asosiasi, dan koperasi, serta kelompok (3) Badan Usaha Besar yang memiliki jaringan luas.

Hal ini dilakukan agar pembangunan tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik namun juga mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan, melalui proses penyaringan akan dilakukan secara terbuka dan adil bagi para pelaku usaha potensial.

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Market Gathering Pengisian Area Komersil Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) dan Rumah Susun Aparatur Sipil Negara (ASN) - Pertahanan Keamanan (Hankam) di Jakarta.

Market gathering tersebut diselenggarakan sebagai upaya pemenuhan ekosistem kota layak huni (livable) di IKN menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2024, serta dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar ASN serta personel Hankam yang merupakan penghuni pionir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Acara ini dihadiri oleh 120 pelaku usaha, secara langsung maupun melalui platform Zoom meeting, juga dihadiri oleh Perwakilan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Perwakilan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Perwakilan dari Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Perwakilan dari Kementerian Perindustrian.

Kesempatan ini menjadi rangkaian acara lanjutan dari Market Gathering yang sebelumnya telah terlaksana di Balikpapan, Kalimantan Timur dengan tujuan untuk memperkenalkan peluang berusaha dalam pengembangan fasilitas umum dan sosial di IKN, serta mengajak keterlibatan calon pelaku usaha potensial yang memiliki kualitas dan standar layanan yang sejalan dengan visi IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.