Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ngeri…., Perairan Kepulauan Seribu Diguyur 4,4 Ton Sampah dari Darat

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Ngeri…., Perairan Kepulauan Seribu Diguyur 4,4 Ton Sampah dari Darat Doc: ist
Ket. sampah

JAKARTA – Warga Jakarta masih belum bisa untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal itu terbukti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu harus mengangkut 4,4 ton sampah sampah kiriman dari daratan Jakarta.

Sampah ini mengotori kawasan perairan Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. “Sampah-sampah terdorong angin barat dan hempasan ombak tinggi dari Tangerang dan Bekasi, sehingga material sampah kemudian menumpuk di sepanjang tepian pulau,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, area pantai maupun dermaga di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka dipenuhi sampah kiriman. “Pembersihan selama dua hari ini totalnya 4,4 ton sampah," katanya. Ia menyebutkan pada Senin (3/1) petugas berhasil membersihkan dan mengangkut sampah kiriman sebanyak 2,3 ton sampah, sedangkan pada Selasa (4/11) petugas mengangkut 2,1 ton sampah.

Dalam pembersihan ini melibatkan tujuh personel dan tiga unit gerobak motor di masing-masing pulau. Pembersihan dilakukan bertahap karena banyak sampah yang posisinya masih mengapung di laut dan setelah merapat ke garis pantai langsung dibersihkan secepatnya.

Jenis sampah kiriman tersebut, kata Lukman, cukup beragam, mulai dari eceng gondok, batang pisang, batang kayu, plastik, kaleng kemasan, stryofoam, dan sampah lainnya.

Sampah-sampah itu pun sudah dibawa ke tempat pembuangan sementara untuk dilakukan pemilahan dan dikeringkan sebelum dibawa ke daratan Jakarta.

"Setiap hari petugas kami selalu membersihkan sampah di pesisir pulau ini dan terus berusaha sebisa mungkin tidak ada sampah yang menumpuk. Saat dibawa ke darat sudah seminimal mungkin," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Kabag Ekbang) Kabupaten Kepulauan Seribu, Endro Mukti Wibowo mengatakan fenomena sampah kiriman sudah menjadi hal rutin yang harus segera ditindaklanjuti. "Kebersihan Kepulauan Seribu adalah tanggung jawab kita untuk menjaga keindahan pulau sebagai destinasi wisata dunia," katanya.

Dia juga berpesan kepada warga untuk membudayakan kesadaran membuang sampah pada tempatnya, sehingga daerah pesisir pantai Kepulauan Seribu bebas dari sampah dan menarik kunjungan wisatawan. "Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi kunci keberhasilan pariwisata yang berkelanjutan. Mari kita jaga bersama kebersihan lingkungan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.