Negosiasi Dagang RI-AS Masih Alot, Intip Proyeksi Rupiah Awal Pekan Ini
📅 Senin, 28 Apr 2025, 09:10 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah tipis dalam perdagangan awal pekan ini. Pergerakan rupiah masih dipengaruhi alotnya negosiasi soal tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Ekonom Senior KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana melihat negosiasi perang dagang Indonesia masih cukup alot sehingga memicu sentimen sell-off dan mendorong rupiah terdepresiasi. Di sisi lain, rupiah makin tertekan oleh penguatan tipis dollar AS akibat pernyataan Presiden AS Donald Trump yang memberi sinyal positif terkait pelonggaran kebijakan tarif timbal balik yang diberlakukannya.
Fikri memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (28/4), bergerak di kisaran 16.700– 16.900 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Jumat (25/4), di Jakarta menguat sebesar 44 poin atau 0,26 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.829 rupiah per dollar AS.
Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi sikap The Fed yang membuka pintu pelonggaran kebijakan pemotongan suku bunga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pejabat Fed membuka pintu untuk pemotongan suku bunga pada bulan Juni jika sinyal resesi meningkat, membuat meningkatnya harapan pasar untuk pelonggaran kebijakan The Fed lebih lanjut,” ucapnya dalam keterangan di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!