Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Namibia Mencari Investor Swasta Pasca Penemuan Minyak Terbesarnya

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 14:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Namibia Mencari Investor Swasta Pasca Penemuan Minyak Terbesarnya Doc: Bloomberg/AFP/GI/Gianluigi Guercia
Ket. Anjungan pengeboran minyak dan gas di luar Walvis Bay, Namibia.

JAKARTA - Namibia bersiap untuk peluncuran produksi minyak mentah pertamanya setelah penemuan minyak lepas pantai utama. Negara ini membutuhkan investasi besar untuk membangun infrastruktur pelabuhan baru, RT mengutip laporan Bloomberg, Jumat (18/8).

Di lokasi penemuan tersebut tersimpan sekitar 7 miliar barel setara minyak, menurut perusahaan konsultan Wood Mackenzie.

Penemuan signifikan yang dilakukan di Orange Basin di negara Afrika bagian selatan pada 2022 dan 2023 telah menarik perhatian perusahaan besar minyak dan gas, termasuk TotalEnergies, Shell, Chevron, dan ExxonMobil, serta perusahaan energi multinasional seperti Galp dan QatarEnergy.

Pada awal Maret, Namibia melakukan penemuan minyak besar ketiganya di Orange Basin. Shell dan QatarEnergy telah berhasil mengebor proyek eksplorasi Jonker-1X, yang mengarah pada peningkatan aktivitas eksplorasi dan penilaian di negara tersebut.

Sekarang, ia menginginkan 40 miliar dolar Namibia ($2,1 miliar) modal swasta untuk mengembangkan proyek di Walvis Bay dan Luderitz, yang mencakup pembangunan dermaga baru dan dinding dermaga untuk mendukung layanan pengeboran, menurut Kepala Eksekutif Otoritas Pelabuhan Andrew Kanime.

"Kami berharap untuk memulai operasi pada kuartal terakhir tahun depan, yang akan memakan waktu paling lama sekitar tiga tahun," katanya dalam sebuah wawancara.

Sekitar 13 persen rig yang bekerja di perairan Afrika saat ini terlibat dalam aktivitas lepas pantai, menjadikan Namibia sebagai hot spot eksplorasi.

Sebagai bagian dari perluasan, otoritas negara itu berencana membangun pelabuhan kedua di Luderitz, serta infrastruktur untuk kapal multi-platform.Namport, Pelabuhan Nasional Namibia, akan menyediakan lahan untuk proyek tersebut dan mengundang investor swasta untuk membangun operasi, tambah Kanime.

"Sebagai otoritas pelabuhan, kami bergerak menuju model tuan tanah," katanya. "Kami ingin perusahaan swasta dengan keahlian teknis dan sumber daya keuangan berinvestasi di tempat ini."

Perusahaan minyak negara Namcor mengharapkan produksi minyak mentah pertamanya akan dimulai paling cepat tahun 2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.