Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum Sang Nila Utama, Tempat Edukasi yang Sarat Sejarah Penting Peradaban Riau

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 13:17 WIB | Oleh:
Museum Sang Nila Utama, Tempat Edukasi yang Sarat Sejarah Penting Peradaban Riau Doc: Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat mengunjungi Museum Sang Nila Utama di Pekanbaru, Riau.

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebutkan Museum Sang Nila Utama yang terletak di Pekanbaru, Riau merupakan tempat edukasi yang sarat sejarah penting dari peradaban masyarakat Riau.

"Museum ini memiliki banyak artefak, mulai dari peninggalan kehidupan masyarakat Riau, termasuk di dalamnya koleksi mengenai etnografi, artefak kehidupan nelayan, serta informasi terkait sumber mineral yang ada di Provinsi Riau,” ujar Menteri Fadli dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Mengingat fungsinya untuk pelestarian budaya, Fadli Zon berpesan pengelola agar bisa menciptakan penataan pameran yang menarik sehingga semakin banyak pengunjung khususnya generasi muda yang tertarik untuk mengunjungi museum dan mengenal sejarah pendahulunya.

Apalagi saat ini teknologi berkembang begitu pesat, tentunya museum seperti Musem Sang Nila Utama harus bisa beradaptasi bahkan memanfaatkan teknologi tersebut.

“Saya kira museum harus terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan informasi, terutama dalam tampilan dan tata pamer,” ucapnya.

Museum Sang Nila Utama didirikan pada tahun 1991 dengan tujuan untuk menghimpun, melestarikan, serta memamerkan beragam artefak bersejarah, khususnya warisan yang berhubungan dengan budaya Melayu Riau.

Koleksinya meliputi peralatan tradisional masyarakat Riau, benda-benda peninggalan kerajaan Melayu, perlengkapan nelayan, hingga informasi geologi dan sumber mineral di wilayah ini.

Selain menjadi ruang pamer, museum ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi budaya bagi pelajar, peneliti, dan masyarakat umum, serta sering digunakan untuk pameran temporer dan kegiatan literasi budaya.

Menteri Kebudayaan mengungkapkan komitmennya untuk mendorong peningkatan kualitas tata pamer museum yang penting bagi masyarakat Riau itu.

"Kita agendakan pertemuan dengan Gubernur Riau tentang bagaimana menjadikan museum ini semakin atraktif dan menarik, dengan tata pamer yang aktual, relevan, dan tentunya dilengkapi berbagai sentuhan teknologi masa kini,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan program Kementerian Kebudayaan untuk terus mendukung pengembangan museum di seluruh Indonesia agar menjadi ruang edukasi publik yang dinamis, inklusif, dan mampu menghubungkan generasi sekarang dengan warisan budaya bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

29 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.