Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MS Amadea Berlabuh di Sabang, 521 Wisatawan Jelajahi Eksotisme Barat Indonesia

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 03:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
MS Amadea Berlabuh di Sabang, 521 Wisatawan Jelajahi Eksotisme Barat Indonesia Doc: ANTARA/HO-Humas BPKS
Ket. Kapal pesiar MS Amadea singgah di Pelabuhan CT3 milik Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Jumat (21/3).

BANDA ACEH - Wilayah Indonesia kembali disinggahi kapal pesiar berbendera asing. Indonesia mendapatkan banyak manfaat dari kunjungan kapal pesiar, baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya.

Namun, ada juga tantangan seperti potensi polusi dan dampak sosial yang perlu dikelola dengan baik agar manfaatnya lebih maksimal bagi Indonesia.

Kapal pesiar MS Amadea mengangkut 521 penumpang dan 322 awak singgah di Pelabuhan CT3 milik Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Jumat (21/3).

"Kapal berbendera Bahama ini bukan yang pertama ke Sabang. Mereka telah beberapa kali bersandar di Sabang sebagai bagian dari perjalanan wisata ke berbagai negara," kata Deputi Komersial dan Investasi BPKS, Jeliteng Pribadi di Sabang, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela menyambut kedatangan MS Amadea do Pelabuhan CT3 milik Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Kota Sabang.

Ia menjelaskan Kapal yang dinakhodai Capt Fronenbroek Robert Christiaan tiba di Sabang pada Jumat, 21 Maret 2025, pukul 06.00 WIB dan berhasil sandar dengan sempurna di pelabuhan sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapal dengan bobot 28.856 GT ini dioperasikan oleh Phoenix Reisen, yang juga mengelola kapal pesiar lainnya seperti MS. Artania dan MS. Albatros yang juga kerap singgah di Sabang.

Saat singgah di Sabang, para wisatawan yang turun dari kapal tampak antusias mengeksplorasi keindahan Kota Sabang.

Mereka juga menggunakan moda transportasi seperti becak motor untuk berkeliling dan mengeksplor keindahan Kota Sabang termasuk ikut berbelanja buah tangan khas Sabang yang dijajakan di sekitar Pelabuhan CT3.

Ia berharap dengan kunjungan kapal pesiar mewah seperti MS. Amadea dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Sabang.

Pemerintah daerah dan BPKS berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas serta pelayanan guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ke kota itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.