Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Modest Fashion Berkibar, Ramadan Runway 2025 Jadi Gerbang Menuju Kancah Internasional

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Modest Fashion Berkibar, Ramadan Runway 2025 Jadi Gerbang Menuju Kancah Internasional Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Para model memeragakan baju karya desainer APPMI di acara Ramadan Runway 2025 di Kota Kasablanka Mall, Jumat (21/3/2025).

JAKARTA - Fesyen Indonesia semakin berkembang dengan identitas yang kuat, perpaduan antara tradisi dan modernitas, serta semakin dikenal di dunia internasional.

Banyak desainer Indonesia yang dikenal di tingkat internasional, seperti Anne Avantie, Tex Saverio, Didiet Maulana, dan Rinaldy Yunardi. Mereka membawa unsur khas Indonesia ke dalam karya mereka dan menampilkan koleksi di ajang dunia seperti Paris Fashion Week dan New York Fashion Week.

Direktur Fesyen Kementerian Ekonomi Kreatif Romi Astuti mengatakan gelaran Ramadan Runway 2025 ke 13 bisa menjadi salah satu upaya untuk membuat Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia dan menggerakkan ekonomi kreatif bidang fashion.

"Ini menjadi ajang kita untuk bisa merayakan Lebaran dengan berbelanja menggerakkan sektor ekonomi kreatif di bidang fashion, juga menjadi salah satu upaya bersama menunjukkan ke dunia, bergiat bersama-sama para desainer dan para industri mendukung Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia," kata Romi dalam pembukaan Ramadan Runway 2025 di Kota Kasablanka Jakarta, Jumat (21/3).

Ia mengatakan Kementerian Ekonomi Kreatif sangat mendorong para penggiat ekonomi kreatif untuk menciptakan, berinovasi, membangun dan menciptakan karya-karya baru yang menginspirasi dunia.

Dengan ekosistem ekonomi kreatif yang didukung oleh berbagai pihak, akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan mengenalkan Indonesia sebagai pusat kreatifitas global.

Berdasarkan State of Global Islamic Economic Report tahun 2023-2024, pengeluaran konsumen terhadap 6 komoditas ekonomi kreatif diprediksi mencapai 3,1 triliun dolar Amerika pada tahun 2027. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2022 yang hanya 2,29 triliun dolar Amerika.

Dari 6 sektor ekraf yang mencakup makanan, fashion, media dan rekreasi, travel, farmasi dan kosmetik, sektor modest fashion menempati posisi kedua tertinggi dalam pengeluaran.

Indonesia merupakan pasar terbesar industri modest fashion dengan menduduki peringkat ketiga setelah Turki dan Malaysia, namun pada tahun 2022 dominasi ekspor fashion ke negara-negara anggota Organisation Islamic Cooperation masih didominasi oleh negara China, Turki dan India.

Ini yang menjadi tantangan agar para desainer semakin menguatkan kembali kualitas produk Indonesia dan diharapkan bisa mengambil peluang sebagai negara pengekspor modest fashion.

"Melalui kegiatan ini kami harapkan ekosistem modest fashion bisa terus terbangun, dan ke depan kita menjadi pemenang tidak hanya di dalam negeri tetapi mampu menjadi ekspor yang luar biasa, mengisi pasar global," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Reni Yanita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.