Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mobil Minibus Nyemplung ke Kanal dan Tenggelam, Dua Orang Tewas

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mobil Minibus Nyemplung ke Kanal dan Tenggelam, Dua Orang Tewas Doc: Polres Pelalawan
Ket. Kondisi mobil minibus yang masuk dalam kanal di Pelalawan Riau ketika dilakukan evakuasi terhadap penumpang di dalamnya.

PEKANBARU - Satu mobil minibus tenggelam dalam kanal mengakibatkan dua orang meninggal dunia di Jalan Koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pelalawan AKP Rizkyan Tatit Hanafi mengatakan peristiwa pada Senin (12/1) sore tersebut, dengan kendaraan dikemudikan seorang pria berinisial BAF (34), membawa satu penumpang berinisial TEY (44). Keduanya warga yang melintas di jalur koridor perusahaan tersebut sebelum akhirnya kehilangan kendali dan berakhir nahas di dasar kanal.

"Kendaraan melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju arah Langgam. Sesampainya di Kilometer 10 Desa Rantau Baru kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Selasa.

Dia mengatakan jalur yang dilintasi merupakan Jalan Koridor RAPP yang secara fisik masih berupa pengerasan tanah dan batu. Akan tetapi, akibat kecepatan tinggi, mobil tiba-tiba bergerak ke arah kanan jalan dan sopir tidak sempat melakukan pengereman yang efektif.

Kendaraan kemudian menghantam pembatas tanah di pinggir jalan sebelum akhirnya meluncur ke dalam kanal yang berada tepat di sisi jalur tersebut. Kedalaman kanal membuat mobil langsung tenggelam dalam waktu singkat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), muncul dugaan kuat bahwa kedua korban sempat berupaya menyelamatkan diri saat air mulai masuk kabin. Akan tetapi, tekanan air dan posisi mobil yang terbalik atau terendam sepenuhnya diduga menjadi penghambat utama mereka menyelamatkan diri.

"Diduga korban berusaha menyelamatkan diri, tetapi tidak berhasil keluar dari kendaraan saat tenggelam," katanya.

Proses evakuasi dilakukan petugas Satlantas Polres Pelalawan, katanya, berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu. Kondisi mobil yang berada di dasar kanal mengharuskan petugas mendatangkan alat berat untuk mengangkat bangkai kendaraan ke permukaan.

Setelah berhasil diangkat, petugas baru bisa mengeluarkan jenazah BAF dan TEY dari dalam mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi dan melakukan analisis terhadap kondisi fisik kendaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

45 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.