Misteri Kematian Diplomat RI di Peru! Polisi Lakukan Operasi Cerco, Apa Itu?
📅 Selasa, 02 Sep 2025, 16:00 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: Istimewa
Jakarta — Kabar duka datang dari Lima, ibu kota Peru. Zetro Leonardo Purba (42), seorang diplomat Indonesia, dilaporkan tewas setelah menjadi korban penembakan brutal pada Senin malam (1/9) waktu setempat. Insiden mengerikan ini terjadi di distrik Lince, hanya beberapa meter dari kediaman korban.
Menurut laporan dari Panamericana Television, Zetro tengah bersepeda santai bersama istrinya saat seorang pelaku tak dikenal melepaskan tiga tembakan ke arah korban. Meskipun sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, nyawa Zetro tidak tertolong. Sementara itu, sang istri berhasil selamat dan kini berada dalam perlindungan polisi setempat.
Pihak Kepolisian Nasional Peru langsung merespons cepat insiden ini dengan mengumumkan pengaktifan Operasi “Cerco”, sebuah strategi khusus yang biasa digunakan dalam misi pengepungan atau isolasi target.
"Kami segera mengaktifkan rencana 'Cerco' dan memulai investigasi untuk mengidentifikasi serta menangkap para pelaku," tulis pernyataan resmi kepolisian Peru melalui akun X, dikutip dari Antara, Selasa (2/9).
Apa Itu Operasi Cerco?
Dalam terminologi militer dan kepolisian Peru, "Cerco" berarti pengepungan atau pengurungan. Ini merupakan bagian dari strategi sistematis untuk mengisolasi wilayah dan memburu pelaku kriminal, mirip dengan operasi anti-teror seperti Cerco 99 dan Cerco Noventiuno. Dengan diaktifkannya rencana ini, otoritas Peru menunjukkan keseriusannya dalam menyelesaikan kasus penembakan Zetro.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korban sendiri diketahui baru lima bulan bertugas di KBRI Lima, setelah sebelumnya menjabat di KJRI Melbourne, Australia. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas diplomatik dan diaspora Indonesia di luar negeri.
Refleksi Gaya Hidup Global dan Keamanan Diplomatik
Peristiwa ini membuka mata dunia terhadap risiko yang dihadapi para diplomat di negara penempatan. Dalam era global saat ini, gaya hidup internasional tidak lepas dari tantangan keamanan, terutama bagi mereka yang mengemban tugas negara.
Kita semua berharap agar pelaku segera ditangkap, dan keamanan diplomat Indonesia di luar negeri ditingkatkan secara signifikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!