Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meski Juara di Thailand Masters, Psangan Tiwi/Siti Masih Banyak yang Mesti Dibenahi.

📅 Senin, 02 Feb 2026, 13:52 WIB | Oleh:
Meski Juara di Thailand Masters, Psangan Tiwi/Siti Masih Banyak yang Mesti Dibenahi. Doc: ist
Ket. perlu dievaluasi

JAKARTA – Amallia Cahaya Praitiw/Siti Fadia SR baru saja meraih gelar ganda putri Thailand Masters 2026, meski begitu keduanya dinilai harus dievaluasi karena masih banyak yang mesti dibenahi. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian memberikan evaluasi terhadap ganda putri baru Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti meski keduanya meraih gelar juara pada BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026.

Thailand Masters 2026 menjadi turnamen kedua bagi Tiwi/Fadia setelah pertama kali dipasangkan pada Super 500 Indonesia Masters 2026, sepekan sebelumnya. Gelar Super 300 tersebut sekaligus menjadi capaian awal yang positif dari kebijakan pergantian pasangan di sektor ganda putri.

“Harapan dari dilakukannya pergantian pasangan tentu adalah adanya peningkatan prestasi dibandingkan pasangan sebelumnya,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Meski mengapresiasi hasil tersebut, Eng Hian menegaskan pencapaian gelar juara belum menjadi tolok ukur akhir bagi pembinaan jangka panjang. Ia menyebut masih banyak aspek yang harus diperbaiki agar Fadia/Tiwi mampu bersaing secara konsisten di level turnamen yang lebih tinggi.

“Dari hasil evaluasi dan diskusi dengan pelatih sektor ganda putri, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi fisik maupun pola permainan,” ujar Eng Hian.

Menurutnya, peningkatan kondisi fisik dan kematangan pola bermain menjadi kebutuhan mendesak mengingat persaingan di turnamen BWF World Tour level Super 500 ke atas menuntut ketahanan dan kualitas permainan yang lebih stabil.

Eng Hian juga menyinggung evaluasi terhadap pasangan baru ganda putri lainnya yang tampil di Thailand Masters 2026, yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

“Untuk pasangan Rachel/Febi serta Ana/Trias, kondisinya juga masih sama. Peningkatan dari sisi fisik dan pola permainan masih harus terus dilakukan karena hingga saat ini belum terlihat konsistensi kualitas permainan maupun prestasi yang dihasilkan,” kata Eng Hian.

Ia menegaskan PBSI tidak ingin terjebak pada hasil sesaat, melainkan fokus pada proses pembinaan berkelanjutan yang mampu menghasilkan prestasi stabil di level internasional.

Evaluasi terhadap debut pasangan baru di sektor ganda putri tersebut menjadi bagian dari upaya PBSI dalam memperkuat fondasi regenerasi, seiring target peningkatan prestasi pada turnamen level Super 500 ke atas sebagai persiapan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan dimulai pada 2027.

Thailand Masters 2026 merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 300 dan turut mengantarkan Indonesia mendominasi podium utama dengan raihan empat gelar juara dan dua runner-up.

Selain dari sektor ganda putri, gelar juara Indonesia juga diraih Muhammad Zaki Ubaidillah di sektor tunggal putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di sektor ganda putra, serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di sektor ganda campuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.