Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos Risma Beri Atensi Pada Disabilitas Pengidap Tumor di Mojokerto

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 02:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Risma Beri Atensi Pada Disabilitas Pengidap Tumor di Mojokerto Doc: ANTARA/Indra Setiawan
Ket. Mensos Risma saat menjenguk pengidap kanker di Kota Mojokerto.

Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan pengobatan serta hidup layak kepada warga Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur,Oktavia Dwi Rahmadani (18) yang mengidap disabilitas intelektual sekaligus tumor uterus.

Dalam rilis yang disiarkan oleh Kementerian Sosial di Jakarta pada Kamis, pihaknya menemukan informasi keberadaan Okta yang tinggal bersama sang kakak Septi melalui scanning media.

"Okta harus bahagia ya, kalau mau cepat sembuh harus bahagia. Okta juga bisa konsumsi daun kelor sebagai alternatif penanganan. Saat saya menjadi Wali Kota Surabaya dulu, pernah menemui kasus seperti ini dan bisa sembuh dengan bantuan konsumsi daun kelor," kata Mensos Risma.

Untuk membantu sekaligus memantau pengobatan Okta, pihaknya telah berpesan kepada Dinas Kesehatan setempat dan tim dari Kemensos untuk terus memantau kondisi kesehatan Okta dan tindak lanjut pengobatannya.

Sementara untuk kebutuhan hidup layak Okta, Kemensos melalui Sentra Margo Laras Pati memberikan bantuan atensi berupa sembako, nutrisi, perlak, pampers dewasa, kasur, sandang, alat bantu kursi roda, uang bantuan operasional perawatan untuk menunjang penanganan Okta.

Tidak hanya itu, Risma menyebutkan pihaknya juga memberikan bantuan pemberdayaan kepada Septi yang menjadi tulang punggung keluarga, berupa bantuan usaha toko kelontong di depan rumahnya serta peralatan sekolah dan mainan edukatif kepada kedua anak Septi.

Sebagai informasi, ia menerangkan Okta sejak lahir mengalami disabilitas intelektual (slow leaner) dan speach delay. Sang kakak Septi mengetahui ada benjolan di perut sebelah kanan Okta saat akan memakaikan baju seragam sekolah. Kemudian, Septi lantas memeriksakan Okta ke RS Gatoel Mojokerto.

Di sana, Okta mendapat rujukan ke rumah sakit yang lebih besar, yaitu RS Angkatan Laut Surabaya. Septi sempat berhenti membawa Okta diperiksa ke rumah sakit karena tidak memiliki biaya, mengingat biaya pengobatan Okta tidak ditanggung BPJS sehingga berakibat pada penurunan kondisi kesehatannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.