Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkomdigi Pimpimin Langsung Evaluasi Infrastruktur Konektivitas Digital di Tiga Provinsi

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Menkomdigi Pimpimin Langsung Evaluasi Infrastruktur Konektivitas Digital di Tiga Provinsi Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar kegiatan Monitoring Konektivitas Digital secara daring yang dihadiri langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini melibatkan warga, perangkat desa, tenaga pendidik, serta petugas kesehatan dari 14 titik lokasi layanan publik di tiga provinsi prioritas pembangunan: Maluku Utara, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi dan pemantauan pemanfaatan infrastruktur konektivitas digital yang telah dibangun oleh pemerintah melalui Badan Layanan Umum BAKTI Komdigi. Sebanyak 27.858 lokasi publik kini telah terhubung dengan akses internet melalui kapasitas satelit SATRIA-1 dan 6.747 lokasi telah menerima sinyal seluler 4G," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dala, keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BAKTI Komdigi Fadhilah Mathar menejalaskan bahwa sejak 2025, peningkatan kualitas layanan dilakukan melalui modernisasi jaringan transmisi dari VSAT ke microwave dan penyediaan komitmen Committed Information Rate (CIR) sebesar 8 Mbps per lokasi melalui kerja sama dengan Telkomsat. Inisiatif ini diharapkan mampu menunjang produktivitas masyarakat setempat di bidang pendidikan, kesehatan, serta kewirausahaan digital.

“Kegiatan monitoring ini dilakukan secara reguler oleh BAKTI. Sebelumnya sudah kita lakukan di Papua dan Aceh. Yang berbeda saat ini adalah bahwa lokasi-lokasi yang terhubung pada pertemuan kita ini adalah lokasi penyediaan sinyal seluler 4G yang sejak Februari 2025 kapasitasnya telah kita migrasikan, ditingkatkan menjadi sebesar 8 Mbps sehingga ketersediaan kapasitas untuk setiap BTS menjadi lebih terjamin. Hal ini juga berpengaruh pada peningkatan performansi yang kita bisa lihat dari parameter radio seperti latency dan penurunan packet loss,” paparnya.

Salah satu capaian penting lain yang juga dibahas dalam kegiatan ini adalah pemanfaatan satelit SATRIA-1 dengan kapasitas 150 Gbps, yang kini telah melayani ribuan titik layanan publik. Pemerataan akses ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun fondasi digital yang merata di seluruh Indonesia.

Urgensi Digitalisasi

Kegiatan monitoring juga menjadi forum dialog antara Menteri Komunikasi dan Digital dengan berbagai pihak di lapangan, termasuk Gubernur NTT, Gubernur Maluku Utara, Direktur Utama Telkomsat, kepala desa, kepala puskesmas, serta perwakilan masyarakat dan prajurit TNI di perbatasan RI–Timor Leste.

"Digitalisasi sangat penting, terutama dalam mendukung program One Village One Product (OVOP) yang kami harapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan digitalisasi, akses ke pasar dan e-commerce menjadi lebih mudah, sehingga produk-produk unggulan dari NTT bisa menjangkau pasar yang lebih luas," tutur Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

"Dengan konektivitas, kualitas layanan kesehatan dan pendidikan dapat meningkat melalui pemanfaatan teknologi. Kami menghadapi kesulitan mencari tenaga pendidik di wilayah kami, namun kini anak-anak bisa belajar secara daring. Dalam bidang kesehatan, konektivitas memungkinkan kami melakukan telekonsultasi jarak jauh," papar Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Perwakilan masyarakat dari NTT, Maluku, dan Maluku Utara menyampaikan testimoni langsung mengenai dampak positif dari kehadiran layanan internet dan sinyal 4G terhadap kegiatan belajar-mengajar, pelayanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Inpres 9 Halmahera Barat, Nurul, bahwa kehadiran BAKTI Aksi di sekolahnya sangat membantu kegiatan belajar mengajar. "Para guru kini dapat mengikuti webinar secara online dengan lancar, dan siswa juga bisa memanfaatkan jaringan ini saat mengikuti asesmen di sekolah. Semoga dukungan ini terus berlanjut untuk kemajuan pendidikan di daerah kami," ungkapnya.

Senada dengan Nurul, Kapten Arhanud Kasman Effendi Komandan Kompi II PAMTAS SATGAS RI-RDTL Inbate NTT mengungkapkan bahwa banyak manfaat yang dirasakan para anggotanya, bahkan masyarakat di sekitar pos perbatasan pun juga menerima manfaat dari program Kementerian Komdigi ini. “Manfaat itu adalah, kemudahan dalam mengakses internet secara lancar untuk mengetahui berita-berita dalam maupun luar negeri, mudah melaporkan setiap kegiatan yang ada di perbatasan. Dan, masyarakat juga mendatangi pos untuk menikmati fasilitas layanan akses internet ini,” cerita Kasman.

Adanya peningkatan konektivitas digital, juga sangat membantu masyarakat di Desa Sasur Halamahera Barat, dalam mengakses informasi dan komunikasi. “Saat ini jaringan sudah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pendidikan, komunikasi antarwarga, hingga pengembangan web site desa," ujar Inkarianto Christi Saban, Kepala Desa Sasur, Halmahera Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.