Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

28 SPPG di Agam Layani 63.861 Siswa Program MBG

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 17:38 WIB | Oleh:
28 SPPG di Agam Layani 63.861 Siswa Program MBG Doc: ANTARA/Yusrizal
Ket. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira.

LUBUK BASUNG - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah beroperasi melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 63.861 siswa di 14 kecamatan.

"28 SPPG itu beroperasi di 14 dari 16 kecamatan di Agam," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Selasa.

Ia mengatakan dua kecamatan yang belum memiliki SPPG tersebut yakni Kecamatan Matur dan Malalak. Sementara 14 kecamatan lainnya sudah ada dan beroperasi semenjak beberapa bulan lalu.

"Untuk Kecamatan Palupuh hanya ada satu SPPG di Nagari Pasia Laweh," katanya.

Ia menambahkan 28 SPPG tersebut melayani 63.861 siswa dan siswi di 14 kecamatan.

Di Agam, lanjut dia, target SPPG sebanyak 55 unit yang tersebar di 16 kecamatan. Adapun target sebelumnya hanya 34 SPPG.

"Masih kurang 27 SPPG lagi dan berharap dalam waktu dekat sudah berdiri seluruh SPPG di Agam," kata Rosya Deswira.

Ia mengatakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam terus melakukan pengawasan bahan pangan segar berupa sayur, bawang perai, tomat dan buah-buahan yang diolah SPPG tersebut.

Pengawasan dilakukan secara berkala, lanjut dia, agar bahan pangan yang diolah tidak terkontaminasi dengan formalin dan bahan berbahaya lainnya.

"Ini untuk memastikan bahan pangan yang diolah tidak terkontaminasi dengan formalin dan bahan berbahaya lainnya yang bisa berdampak terhadap kesehatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.