Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkes Ungkap Indonesia Lakukan Tiga Uji Vaksin TBC

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkes Ungkap Indonesia Lakukan Tiga Uji Vaksin TBC Doc: ANTARA/Andi Firdaus-Setpres
Ket. Tangkapan layar - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan pidato laporan kepada Presiden Joko Widodo dalam acara peresmian Rumah Sakit Kemenkes Makassar, Sulawesi Selatan, diikuti dalam jaringan Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat (6/9/2024).

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia lakukan tiga uji vaksin TBC sebagai bagian dari upaya untuk mengentaskan tuberkulosis di Tanah Air.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (26/9), Budi mengatakan, untuk mencapai tujuan bersama dalam mengeliminasi TBC pada 2030, diperlukan lebih dari sekadar diskusi dan konferensi, melainkan tindakan yang berani dan agresif, khususnya dalam pengembangan vaksin TBC.

"Kita akan mendengar kabar terkini mengenai 15 uji klinis vaksin TBC yang sedang berlangsung di seluruh dunia," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa selama 200 tahun terakhir, tuberkulosis telah merenggut lebih dari 1 miliar nyawa. Bahkan hingga saat ini, katanya, penyakit ini masih membunuh lebih dari 4.000 orang setiap hari, atau satu nyawa setiap 20 detik.

Oleh karena itu, ujarnya, Indonesia memainkan peran lebih aktif dalam upaya global mengatasi tantangan dan melawan TBC. Meskipun menjadi negara dengan jumlah kasus TBC terbanyak kedua, dia melanjutkan, Indonesia sempat dikeluarkan dari uji coba vaksin TB multisenter karena kendala hukum.

"Namun, kami telah bekerja keras untuk menyelesaikan masalah yang sudah berlangsung lama ini, menghilangkan hambatan untuk memungkinkan kolaborasi yang lebih luas dalam penelitian klinis," ucap Menkes Budi.

Adapun, tiga uji vaksin TBC yang melibatkan Indonesia yaitu M72/AS01E oleh Yayasan Bill & Melinda Gates dan GlaxoSmithKline. Dia menjelaskan, Indonesia mulai memvaksinasi subjek untuk uji klinis fase 3 pada 20 September 2024, menyusul permulaan sebelumnya di Afrika Selatan dan Kenya.

Kemudian BNT164a1 oleh BioNTech dan Biofarma. Setelah menyelesaikan uji coba fase 1, katanya, Indonesia akan berpartisipasi dalam fase 2 kandidat vaksin TB mRNA dari BioNTech. Selain itu, dia menambahkan, uji vaksin AdHu5Ag85A oleh CanSinoBio dan Etana, di mana Indonesia terlibat dalam fase 1 uji klinis kandidat vaksin TBC vektor virus CanSinoBio.

"Kami optimis bahwa salah satu uji coba ini akan selesai pada tahun 2028, sehingga membuka jalan bagi kemajuan vaksin TBC terbaru secepat mungkin," kata Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.