Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menjaring Pesilat Potensial untuk PON 2028 Melalui Porprov

📅 Senin, 30 Jun 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Menjaring Pesilat Potensial untuk PON 2028 Melalui Porprov Doc: Antara

 Malang - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur memanfaatkan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 untuk menjaring pesilat potensial yang dipersiapkan mengikut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

"Ajang Porprov Jatim ini kami ingin menyeleksi atlet yang betul-betul punya potensi, lalu disiapkan untuk kepentingan PON atau Pekan Olahraga Nasional," kata Ketua Umum IPSI Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono seusai membuka perhelatan pembukaan Porprov IX Jatim cabang olahraga silat di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Total peserta yang bertanding di cabang olahraga silat pada Porprov IX Jatim sebanyak 515 pesilat yang berasal dari 36 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Menurut dia, jumlah pesilat yang tampil begitu menjanjikan untuk dijaring dan dipersiapkan mengikuti PON 2028.

Namun, dalam kesempatan itu dia masih belum mau membeberkan berapa banyak jumlah atlet yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam kontingen Jawa Timur.

"Berapa pun yang nanti akan diambil untuk mengikuti seleksi PON tentu yang sesuai dengan harapan kami," ujar pria yang juga Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Selain itu, ajang Porprov ini juga dinilainya penting dalam rangka memperbanyak stok atlet muda untuk kebutuhan regenerasi cabang olahraga tersebut.

"Sebagaimana yang sudah kami sampaikan, kalau misalnya mereka bagus akan kami tarik untuk pemusatan latihan daerah (puslatda) dalam rangka menghadapi ajang PON," ucap dia.

Ia menambahkan bahwa pembibitan bagi pesilat muda potensial kini terus diupayakan agar kualitasnya semakin meningkat dan mendapatkan karir cemerlang sebagai seorang atlet profesional.

"Pembinaan ini penting yang tujuannya agar mereka berprestasi. Sehingga, kami terus melatih untuk mempersiapkan masa depan atlet," katanya.

Selain itu, BHS sapaan akrab Bambang Haryo Soekartono mengingatkan agar para atlet silat asal Jawa Timur ini tetap rendah hati dan menjaga sikap selama berada di lingkungan masyarakat.

Dia tidak ingin ada pesilat muda dari Jawa Timur justru terjerat kasus hukum yang bisa berdampak pada masa depan kehidupan maupun karir masing-masing.

"Tadi saya menanamkan kepada atlet jangan pernah memukul orang karena itu ada sanksi hukumnya," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.