Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menekraf Bangun Kemitraan Strategis Perluas Industri Kreatif IP Lokal

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 19:31 WIB | Oleh:
Menekraf Bangun Kemitraan Strategis Perluas Industri Kreatif IP Lokal Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf), Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Pop Mart International Group di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin (11/8).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengatakan akan membangun kemitraan strategis dengan perusahaan global yang memahami komersialisasi dalam distribusi intellectual property (IP) lokal untuk memperluas jangkauan industri kreatif Indonesia.

“Indonesia sedang memasuki fase penting pengembangan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, kolaborasi akan membuka pasar baru sekaligus memberikan ruang bagi kreator IP lokal untuk tampil dan berkembang,” kata Riefky dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (13/8).

Potensi kolaborasi dilakukan dengan perusahaan asal Tiongkok yang memproduksi figure koleksi. Ia mengatakan peluang kerja sama strategis dengan perusahaan global berbasis IP dapat meningkatkan daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional karena memiliki pemahaman mendalam tentang pasar global, pengembangan, serta komersialisasi IP.

Riefky mengatakan kolaborasi dapat dilakukan dalam tiga bidang utama, yaitu proyek pengalaman IP di Indonesia, pengembangan jangka panjang sektor ekonomi kreatif berbasis IP, serta inisiatif lain seperti business matching dan peluang menampilkan IP Indonesia.

Dengan kontribusi seniman dari berbagai negara yang menghasilkan beberapa IP populer yang dimiliki antara lain Molly, Dimoo, Hirono, Skullpanda, dan Labubu, Riefky berharap kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi karya kreatif Tanah Air untuk menjangkau pasar global.

“Rencana Pop Mart untuk menghadirkan proyek pengalaman IP ikonik di Indonesia sejalan dengan strategi kementerian membangun ekosistem berbasis IP. Hal ini selaras dengan potensi budaya, nilai lokal, dan kekuatan ekonomi kreatif kita,” ujar Teuku Riefky.

Head Marketing Pop Mart International Group, Ivy Wang, menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan kreator lokal.

“Kami sangat tertarik dengan budaya lokal Indonesia, untuk dipadukan dengan strategi Pop Mart ke depannya” ujarnya.

Melalui langkah ini, pemerintah ingin memastikan pembangunan ekonomi kreatif berlangsung merata di seluruh wilayah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.