Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memalukan Kalau Benar Terjadi, Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Korupsi PMI Purwakarta

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 00:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan Kalau Benar Terjadi, Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Korupsi PMI Purwakarta Doc: ANTARA/HO-Polres Purwakarta
Ket. Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain.

Purwakarta - Memalukan kalau benar terjadi. Aparat kepolisian dari Polres Purwakarta masih mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran hibah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

"Penanganan kasus dugaan korupsi itu masih berlanjut. Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman," kata Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain, di Purwakarta, Jumat.

Ia mengatakan, pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang nilai kerugiannya ditaksir mencapai Rp1,8 miliar itu kini masih menunggu hasil audit dari Inspektorat Purwakarta.

Disebutkan kalau pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi itu memerlukan hasil audit.

"Kasusnya berlanjut. Sekarang ini kami menunggu hasil audit dari Inspektorat," katanya.

Ditanya mengenai proses audit yang cukup lama, Kapolres Purwakarta menyebutkan kalau hal tersebut merupakan ranah Inspektorat.

Ia menyebutkan, hasil audit penting untuk menentukan langkah hukum selanjutnya dalam penanganan kasus tersebut.

Inspektur Inspektorat Purwakarta, Nurhidayat, mengatakan, pihaknya masih melakukan konsolidasi data dengan pihak Reskrim Polres Purwakarta dalam proses auditnya.

"Ditargetkan akhir Juli ini penghitungan kerugian negara anggaran PMI Purwakarta sudah selesai. Kita mau secepatnya karena ini berkaitan dengan uang negara," kata dia.

Sementara itu, Polres Purwakarta sejak awal tahun ini telah menangani kasus dugaan korupsi di PMI Purwakarta, dengan memeriksa sejumlah pihak sebagai saksi, dan hingga kini sudah berjumlah 15 orang yang dimintai keterangan.

Kasus dugaan korupsi dana PMI Purwakarta itu ditangani pihak kepolisian setelah adanya laporan masyarakat berkaitan dengan banyaknya sumber anggaran yang masuk ke lembaga kemanusiaan tersebut selama beberapa tahun terakhir, sejak pandemi COVID-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.