Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Minta Batalkan Kebijakan Masuk Sekolah Jam 05.30 Pagi di NTT

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 11:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Minta Batalkan Kebijakan Masuk Sekolah Jam 05.30 Pagi di NTT Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Sejumlah pelajar SMA mengikuti apel pagi saat penerapan aktivitas sekolah mulai pukul 5 pagi di halaman SMA Negeri I Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (1/3/2023).

KUPANG - Organisasi yang bergerak di bidang pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) Timor Belajar meminta Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor B Laiskodat untuk membatalkan kebijakan tentang sekolah pukul 05.30 WITA bagi anak-anak SMA/SMK di NTT.

"Menanggapi kebijakan yang mewajibkan siswa SMA dan SMK di NTT masuk sekolah pukul 05.30 WITA yang dimulai dengan masa percobaan pada beberapa sekolah terpilih di Kota Kupang kami menyerukan agar kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 WITA untuk dibatalkan dan dikembalikan ke waktu semula pukul 07.30 WITA," kata Pendiri Timor Belajar, Serena Cosgrova Francis di Kupang, Kamis (9/3).

Iamengatakan bahwa dalam berbagai pemberitaan, kebijakan kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan lebih pagi, dalam hal ini pukul 05.30 WITA, dinyatakan agar mampu meningkatkan kualitas etos kerja dan bahkan dianggap sebagai gerakan revolusi mental di bidang pendidikan.

Namun nyatanya, katadia, hingga saat ini belum ada temuan yang menyatakan korelasi antara pernyataan tersebut dan menjadi dilematis terhadap kehidupan sosial para siswa.

"Sesungguhnya Timor Belajar memiliki visi yang sama dengan pak Gubernur NTT untuk meningkatkan kualitas pendidikan di NTT. Oleh karena itu, kami mendukung segala bentuk kebijakan pendidikan yang berbasis bukti, efektif, dan mempertimbangkan kolaborasi antar pemangku kebijakan guna meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045," katanya.

Surat permintaan penghentian sekolah mulai pukul 05.30 WITA itu, kata dia, sudah dikirim ke Gubernur NTT melampirkan sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa sekolah pukul 05,30 WITA mampu meningkatkan etos kerja dan meningkatkan mutu pendidikan.

Dia juga menilai bahwa adanya situasi sekolah pagi dapat menyebabkan transisi sosiokultural yang signifikan terhadap siswa-siswi SMA dan SMK di NTT, dan mungkin memiliki implikasi negatif terhadap kemampuan mencerna informasi dan kelangsungan hidup siswa-siswi tersebut.

Ia mengatakan siswa-siswi tidak lagi dapat melakukan aktivitas yang sebelumnya dapat mereka lakukan di pagi hari sebelum mereka berangkat ke sekolah, khususnya aktivitas rumah tangga yang dapat membantu keluarga di rumah, seperti memasak, mengurus ternak, menyiapkan kebutuhan rumah, dan lain-lain.

Di samping itu juga, siswa-siswi harus menempuh perjalanan menuju sekolah ketika jalanan masih gelap dan sepi yang menyebabkan perjalanan tersebut menjadi kurang aman, apalagi kalau jarak yang ditempuh jauh.

Tidak hanya itu siswa-siswi tidak dapat mendapatkan waktu istirahat yang cukup karena harus bangun terlampau pagi dan menghabiskan sarapan pada waktu yang tepat di pagi hari tidak sedikit siswa akan merasa lelah ketika sampai di sekolah, bahkan ketika KBM belum dimulai.

"Kami juga menyakini bahwa guru-guru juga akan merasakan hal yang sama artinya guru juga tidak dapat mengajar dan memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi secara maksimal sehingga KBM menjadi semakin kurang efektif," demikianSerena Cosgrova Francis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.