Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Luar Biasa, Kepala BKKBN Apresiasi Penurunan Stunting Luwu Utara Capai 14,3 Persen

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 04:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Luar Biasa, Kepala BKKBN Apresiasi Penurunan Stunting Luwu Utara Capai 14,3 Persen Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo (kanan) bersama Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (kiri) dalam rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/6/2024).

Jakarta - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dr. Hasto Wardoyo mengapresiasi penurunan stunting di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yang mencapai 14,3 persen, dari sebelumnya 29,8 persen di tahun 2022, menjadi 15,5 persen di tahun 2023.

"Kalau di Indonesia semua Bupati seperti Bu Indah (Bupati Luwu Utara), saya yakin semua masalah stunting selesai, sangat detail, jelas, dan hasilnya nyata," ujar Hasto dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, keberhasilan Bupati Luwu Utara dalam menurunkan angka stunting sampai 14 persen patut menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain, karena kabupaten tersebut menjadi satu-satunya yang berhasil menurunkan stunting di atas 12 persen, setelah dirinya keliling seluruh Indonesia dan membandingkan dengan kabupaten/kota lain.

Setelah memberikan materi mengenai program Pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana (Bangga kencana) dan percepatan penurunan stunting, Hasto juga meninjau pelayanan KB ke Puskesmas Masamba.

Selain itu, dirinya juga meninjau langsung gelar produk Dapur sehat atasi stunting (Dashat) hasil kreasi para ibu dari desa-desa di Luwu Utara.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyebutkan penurunan stunting di daerah yang dipimpinnya merupakan yang terbesar di Sulawesi Selatan.

"Kalau kita lihat perkembangan kasus stunting di Luwu Utara, dari data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) ada peningkatan signifikan pada tahun 2022. Kaget semua, ternyata meningkat tajam, lalu kami gerakkan semua, mengeroyok, sehingga tahun 2023 di bawah rata-rata nasional dan provinsi," kata Indah.

Ia mengemukakan kunci sukses yang digunakan Luwu Utara dalam mencapai keberhasilan tersebut berkat komitmen yang kuat dan konsistensi.

"Kalau komitmen, saya yakin semua kabupaten/kota mempunyai komitmen yang kuat, tetapi kadang konsistennya kurang. Saya kira ini kunci dari bergeraknya seluruh elemen," ucapnya.

Indah bahkan juga turun langsung ke setiap kecamatan. Selain itu, Luwu Utara juga melakukan konvergensi anggaran dari APBD, Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS), serta melibatkan komponen lain untuk mengambil bagian.

"Terdapat dukungan dari TNI dan Polri. Bahkan, beberapa waktu yang lalu Babinsa kami mendapatkan penghargaan tingkat nasional," tuturnya.

Terkait kenaikan stunting yang tajam di 2022, ia mengaku langsung melakukan penelusuran terkait penyebabnya.

"Akhirnya kami melihat bahwa permasalahan stunting ada di sumber daya manusia. Ini menjadi komitmen bagi kami untuk terus mengedukasi, memberdayakan, mengembangkan kapasitas dan kompetensi," ujar dia.

Ia juga mengutarakan, hingga hari ini, semua kader di Luwu Utara telah mengikuti pelatihan, utamanya dalam melakukan pengukuran dan penimbangan balita sehingga data menjadi valid, serta tak kalah pentingnya, alat antropometri yang terstandar juga diperhatikan.

Sebagai informasi, Kabupaten Luwu Utara memiliki jumlah penduduk 333.127 jiwa, dan saat ini, jumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) tercatat sebanyak 11.666 keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.