Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lindungi Petani dari Risiko Kerugian

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 08:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lindungi Petani dari Risiko Kerugian Doc: istimewa

JAKARTA - Dalam menjaga keseimbangan harga bawang merah baik di tingkat produsen, pedagang, dan konsumen, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong penyerapan produksi petani dengan mengoptimalkan peran BUMN Pangan sebagai offtaker.

Selain itu, Bapanas juga mendorong kolaborasi antara asosiasi dan swasta seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) untuk menyerap hasil panen petani bawang merah di beberapa wilayah.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, mengatakan upaya ini penting dilakukan untuk melindungi petani bawang merah dari risiko kerugian dan menjaga petani tetap semangat berproduksi.

"Kita upayakan bersama bahwa hasil produk para petani ini dapat terserap dengan baik oleh pasar. Karena itu, kita dorong kolaborasi bersama BUMN pangan, HIPMI, dan ABMI untuk berkomitmen menyerap bawang merah petani pada panen raya ini. Tentunya ini untuk membantu para petani kita agar tidak merugi, tetap berproduksi, dan menjaga psikologis pasar," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/8), di Jakarta.

Seperti diketahui, harga bawang merah konde basah di tingkat petani Kabupaten Nganjuk menyentuh level 11.000-13.000 rupiah per kilogram (kg) dengan estimasi luas panen bawang merah pada Juli-Desember 2023 sekitar 5.000 hektare dan provitas rata-rata mencapai 15 ton/ hektare (ha). Angka tersebut berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) bawang merah di tingkat produsen sebesar 18.500-20.000 rupiah/ kg sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 11 Tahun 2022.

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar produktivitas dan pendapatan para petani bawang merah dapat selalu terjaga dengan memastikan adanya offtaker untuk kepastian harga bagi petani, Bapanas akan terus memprioritaskan upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bawang merah pada sentra-sentra produksi, terutama di masa panen raya seperti saat ini.

"Penyiapan offtaker bawang merah dari BUMN pangan maupun swasta untuk menyerap produksi nasional merupakan langkah mitigasi yang kita lakukan, sehingga para sedulur petani kita tidak berhenti berproduksi karena ada kepastian pasar," ujar Arief.

Selain itu, mengingat bawang merah termasuk komoditas pangan perishable atau mudah rusak sehingga memerlukan cold storage yang memadai sebagai bagian dari sistem rantai pasok dingin dan ini dilakukan agar dapat memperpanjang masa simpan produk pangan.

Permudah Distribusi

Bapanas juga secara kontinyu melakukan pendataan jumlah dan lokasi gudang logistik serta cold storage yang dimiliki oleh BUMN dan kalangan swasta. Ini penting untuk semakin memudahkan koordinasi pendistribusian dan penyimpanan bahan pangan.

Adapun berdasarkan Prognosa Neraca Pangan Nasional Periode Januari sampai Desember 2023, perkiraan produksi dalam negeri untuk bawang merah di angka 1,3 juta ton dengan stok awal 2022 terdapat 80 ribu ton. Sementara itu, untuk total kebutuhan tahunan bawang merah mencapai 1,2 juta ton, sehingga terdapat surplus sekitar 100 ribu ton.

Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi berharap agar tanaman holtikultura hasil produksi petani diserap dengan harga yang wajar atau menguntungkan.

"Supaya petani bergairah untuk tanam. Sebab, kalau tak untung petani tidak akan mau tanam lagi, ngapain nanam kalau ujung ujungnya rugi," tandas Qomar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.