Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legislator: Indonesia Harus Jadi ‘Superpower’ Kelautan dan Perdagangan Karbon

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 13:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Legislator: Indonesia Harus Jadi ‘Superpower’ Kelautan dan Perdagangan Karbon Doc: dpr.go.id
Ket. Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana saat kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/7/2024).

JAKARTA - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menekankan pentingnya peran Indonesia dalam menjadi superpowerkelautan dan perdagangan karbon.

Hal itu disampaikan Putu usai melihat kapal riset OceanXplorer milik OceanX yang sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapal riset tersebut bersandar usai merampungkan tahap ketiga misi eksplorasi laut Indonesia rute perairan Padang-Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Putu menyoroti potensi besar laut Indonesia dalam kontribusinya terhadapcarbon capturedan mitigasi bencana. Putu menjelaskan bahwa laut Indonesia memiliki potensi besar dalamcarbon capturemelaluiSeagrass Meadowsdan mangrove.

"Seagrass Meadowsdan mangrove kita mampu meng-capturekarbon 35 kali lebih efektif daripada hutan di darat. Ini adalah kekuatan besar yang harus kita manfaatkan dalam upayacarbon trading," ujar Putu di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jakarta, Rabu (10/7).

Ketua Kaukus Air DPR RI ini juga menekankan pentingnya kerja sama dengan OceanX dalam mengatasi tantangan kelautan, termasukoverfishingdan pencemaran limbah. "Kerja sama dengan OceanX dan kapal OceanX Explorer ini sangat penting untuk memitigasi kerusakan laut. Kita perlu memastikan bahwa laut kita bersih dan tidak dieksploitasi secara berlebihan," kata Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Selain itu, Putu menyoroti perlunya strategi jangka panjang dan komitmen dari pemerintah untuk menjaga kelestarian laut Indonesia. "Kita perluroadmapyang jelas dan komprehensif untuk mengawal laut kita. Parlemen akan terus mendukung upaya ini dan memastikan bahwa Indonesia menjadisuperpowerdalam bidang kelautan," tambahnya.

Putu juga mengajak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengambil peran strategis dalam penelitian dan pengembangan teknologi kelautan. "BRIN harus terlibat aktif dalam penelitian ini. Kita perlu belajar dari teknologi yang dimiliki oleh OceanX dan memastikan kita bisa melakukan hal yang sama di masa depan," jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Indonesia dan OceanX dalam menjaga kelestarian laut dan mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi yang besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

37 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.