Langsa Raih Penghargaan Kota Terbaik se-Provinsi Aceh Tahun 2024
📅 Minggu, 28 Apr 2024, 13:05 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Dok. Pemkot Langsa
Kota Langsa berhasil meraih penghargaan Anugerah Perencanaan Prof. A. Majid Ibrahim ke X tahun 2024 kategori Kota Terbaik I (satu) dari Pemerintah Aceh. Penghargaan diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Langsa Syaridin didampingi Kepala Bappeda Kota Langsa Muhammad Darfian, pada saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Aceh Tahun 2024, di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, pada Senin (22/4).
"Penghargaan ini menunjukkan perencanaan program Pemerintah kota Langsa telah sesuai berdasarkan aturan sistem pemerintah," kata Syaridin, dikutip dari laman resmi Pemko Langsa, Kamis (25/2).
Syaridin mengatakan, sebagai bentuk syukur atas prestasi ini maka ia mengharapkan seluruh jajaran pegawai di lingkungan pemerintah kota Langsa agar dapat meningkatkan kinerjanya yang lebih baik lagi di masa akan datang.
"Mudah-mudahan prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi spirit bagi kita dalam bekerja mewujudkan perencanaan pembangunan kota Langsa yang lebih baik," ujar Syaridin.
Selain itu, Syaridin mengatakan bahwa Pemerintah Kota Langsa akan menindaklanjuti seluruh program prioritas Pemerintah Aceh yang dibahas di dalam Musrenbang tahun 2024 ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Pj Gubernur Aceh Bustami, saat membuka Musrenbang berharap agar RKPA tahun 2025 dapat mengurangi ketimpangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur strategis dan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bustami menyampaikan lima prioritas yang telah ditetapkan yaitu transportasi sosial dengan fokus kesehatan untuk semuanya, pendidikan berkualitas yang merata dan perlindungan sosial adaptif, transformasi ekonomi fokus utama pada penerapan ekonomi hijau, perkotaan dan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan. Selanjutnya, transformasi tata kelola dengan fokus utama regulasi dan tata kelola yang berintegrasi dan adaptif.
"Terakhir ketahanan sosial budaya ekologi dengan fokus utama pada beragama maslahat dan berkebudayaan maju, keluarga berkualitas, kesetaraan gender dan lingkungan hidup berkualitas serta ketahanan energi, air dan kemandirian pangan," imbuhnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!