Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kwau Bikin Heboh! Kampung Sunyi Manokwari Kini Jadi Motor Ekowisata

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kwau Bikin Heboh! Kampung Sunyi Manokwari Kini Jadi Motor Ekowisata Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Rumah adat Kaki Seribu di Kampung Wisata Kwau, Distrik Mokwam, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/9/2025).

MANOKWARI – Pengembangan ekowisata di daerah memiliki nilai strategis karena mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dengan memanfaatkan potensi alam dan kearifan lokal secara berkelanjutan, ekowisata dapat menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat tanpa merusak ekosistem.

Selain itu, ekowisata mendorong pemberdayaan komunitas lokal melalui keterlibatan langsung dalam pengelolaan wisata, sehingga nilai tambah ekonomi tidak hanya dinikmati investor besar, tetapi juga warga sekitar.

Lebih jauh, konsep ini memperkuat kesadaran lingkungan sekaligus memperkokoh identitas budaya daerah, menjadikannya daya tarik unik di tengah persaingan destinasi wisata global.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan penetapan Kampung Kwau sebagai kampung wisata menjadi motor penggerak pengembangan ekowisata di Kabupaten Manokwari.

Hal tersebut memperkuat posisi Kwau sebagai destinasi unggulan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga lokal untuk mengelola homestay, paket wisata dan budidaya kopi.

"Penetapan status kampung wisata merupakan langkah strategi pengembangan sektor pariwisata berbasis keindahan alam," kata Dominggus di Kampung Wisata Kwau, Sabtu (20/9).

Kampung Kwau, kata dia, memiliki keanekaragaman flora dan fauna, antara lain burung penari (western parotia), vogelkop bowerbird (amblyornis inornatus), kupu-kupu, anggrek dan burung endemik lainnya.

Keindahan alam pegunungan yang tetap terjaga mampu menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara, serta para peneliti dan pecinta alam untuk berkunjung ke Kampung Kwau.

"Tak hanya kekayaan alam, tapi masyarakat Kampung Kwau juga masih memelihara adat, budaya dan tradisi warisan leluhur," ujar Dominggus.

Dia menyebut pemerintah provinsi dan kabupaten berkolaborasi untuk merealisasikan pembangunan fasilitas pendukung seperti jaringan telekomunikasi, penambahan homestay.

Ketersediaan sarana dan prasarana berdampak positif terhadap kenyamanan wisatawan, sekaligus meningkatkan daya saing Kampung Kwau sebagai destinasi ekowisata unggulan di Papua Barat.

"Pemerintah provinsi memberikan dukungan dari sisi jaringan telekomunikasi, termasuk perbaikan jalan menuju spot-spot inti," kata Dominggus.

Dirinya mengapresiasi komitmen masyarakat Kampung Kwau yang dikoordinir oleh Hans Mandacan dalam pengelolaan retribusi maupun biaya sewa homestay secara adil melalui BUMKam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.