Kuliah di Finlandia Bakal Sulit, Pemerintah Rencanakan Syarat Pendapatan Minimum
📅 Sabtu, 20 Des 2025, 17:52 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
LONDON - Pemerintah Finlandia telah mengumumkan rencana untuk menetapkan dalam undang-undang persyaratan pendapatan minimum bagi mahasiswa asing dari luar Uni Eropa (UE).
Dalam konferensi pers, Kamis (18/12), Menteri Ketenagakerjaan Finlandia Matias Marttinen mengatakan kebijakan tersebut dimaksudkan untuk menanggapi kesulitan yang kian dialami mahasiswa asing, menurut lembaga penyiaran publik Yle.
Berdasarkan rencana tersebut, mahasiswa yang ingin membawa anggota keluarga ke Finlandia diharuskan menunggu setidaknya satu tahun sebelum mengajukan permohonan reunifikasi keluarga.
Pemerintah juga sedang mempertimbangkan apakah akan melarang penggunaan agen pendidikan tidak resmi, sehingga mahasiswa hanya diperbolehkan menggunakan agen yang memiliki perjanjian resmi dengan universitas-universitas Finlandia.
Langkah itu menyusul investigasi oleh Yle, yang menemukan bahwa agen pendidikan pihak ketiga telah menyebarkan informasi palsu dan menyesatkan kepada calon mahasiswa yang membayar biaya kuliah tentang kehidupan dan pekerjaan di Finlandia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Investigasi tersebut menyebutkan bahwa informasi keliru itu berdampak serius, dengan sejumlah mahasiswa internasional mengalami kesulitan keuangan parah dan bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!