Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kota Cerdas IKN Dirancang untuk Respons Kebutuhan Masyarakat

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Cerdas IKN Dirancang untuk Respons Kebutuhan Masyarakat Doc: ANTARA/SULTHONY HASANUDDIN
Ket. Kepala Tenaga Ahli Kota Cerdas OIKN, Daniel Oscar Baskoro memaparkan konsep kota cerdas saat acara Nusantara Fair di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (26/1).

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan Kota Cerdas IKN dirancang sebagai human-centered design yang memenuhi dan merespons kebutuhan masyarakatnya.

"Kalau kita bicara pengembangan sebuah kota maka kita harus memastikan betul siapa pengguna akhirnya atau customer-nya. Jadi, sudut pandangnya bukan kita mau apa, tetapi masyarakat IKN sebagai customer maunya seperti apa," ujar Kepala Project Management Officer Smart City OIKN, Daniel Oscar Baskoro atau disapa Oscar, dalam acara Nusantara Fair yang digelar OIKN di Jakarta, Jumat (26/1).

Seperti dikutip dari Antara, Oscar mengatakan terdapat delapan customer Kota Cerdas IKN yang terdiri dari warga IKN, pengelola instansi, civitas akademika, pebisnis, pegawai OIKN, pegawai pemerintah, tenaga kesehatan, dan penanggap pertama.

Progres pembangunan Kota Cerdas IKN sendiri dilakukan secara bertahap, di mana terdapat beberapa infrastruktur digital yang mulai dibangun.

"Cetak Biru"

Berdasarkan "cetak biru" Kota Cerdas Nusantara yang diterbitkan oleh OIKN, penerapan kota cerdas bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya melalui akses yang lebih baik terhadap layanan dan fasilitas, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman.

Kemudian, meningkatkan kapasitas penguasaan dan pengembangan teknologi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara efektif dan efisien dengan mengutamakan kenyamanan dan privasi warga.

Strategi penerapan Kota Cerdas merupakan langkah pencapaian key performance index (KPI) dalam UU IKN melalui enam domain, 21 sub-domain dan 67 fitur cerdas, serta dokumen arsitektur enterprise yang menjadi acuan teknis pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Enam domain kota cerdas yang dimaksud terdiri dari governance, transportation and mobility, living, living, natural resources and energy, industry and human resources, dan built environment and infrastructure.

"Cetak biru" berperan sebagai panduan bagi pemerintah (OIKN maupun kementerian/lembaga yang terlibat dalam pembangunan Kota Cerdas Nusantara, serta berfungsi sebagai acuan kerangka kerja yang jelas dan strategis untuk prospek investasi serta potensi bisnis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.