Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kota Bandung Edukasi Masyarakat Tekan Stunting Lewat Penayangan Film

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Bandung Edukasi Masyarakat Tekan Stunting Lewat Penayangan Film Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Kenny Dewi saat memberikan keterangan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/11) lalu

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat mengedukasi masyarakat lewat penayangan film Cita-Cita Bunda sebagai salah satu upaya intervensi menekan angka kasus stunting (gangguan pertumbuhan pada anak).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Kenny Dewi, pada Jumat (24/11) mengatakan melalui penayangan film, pihaknya mencoba untuk mengemas cara penyampaian informasi komunikasi dan edukasi untuk mengenalkan penanganan stunting ke dalam bentuk kemasan yang lebih kreatif dan menarik.

"Ada unsur hiburan agar masyarakat bisa lebih menerima. Kita sesuaikan dengan gaya terkini anak-anak remaja," kata Kenny.

Menurut dia, untuk mempercepat penanganan stunting, perlu adanya kolaboasi dengan pihak lain. Salah satunya dengan melibatkan karya anak-anak muda bersama pihak swasta.

Bahkan, kata dia, pihaknya telah membuat berbagai cara edukasi yang menarik untuk menekan angka kasus stunting kepada masyarakat, salah satunya melalui pagelaran wayang golek.

"Dibuat dengan beragam cara edukasi agar isu stunting dan pengendalian keluarga berencana bisa menjadi isu sehari-hari. Ini jadi pekerjaan kita semua. Seluruh unsur masyarakat akan kita coba tarik partisipasinya agar masyarakat juga lebih peduli," katanya.

Kenny menyebut angka prevalensi stunting di Kota Bandung sudah turun dari 26,4 persen pada 2021 menjadi 19,4 persen pada 2022, dan ditargetkan bisa turun lagi menjadi 17 persen pada 2023.

"Tahun 2024 ditargetkan 14 persen. Tapi kita harus punya mimpi kota Bandung sampai ke 0 persen. Sehingga tahun 2045 generasi penerus Kota Bandung siap bersaing," kata dia.

Sementara itu, sutradara film pendek Cita-Cita Bunda, Anto Purwanto mengungkapkan, film garapannya dimulai dari latar belakang kegelisahan tentang isu stunting ada di masyarakat.

"Di usia kita yang sudah jadi orang tua, dengar anak-anak lain sudah jadi 'orang' itu bikin kepikiran masa depan anak sendiri akan seperti apa. Apalagi ada juga isu generasi emas 2045. Bagaimana kita bisa memanfaatkan keberuntungan ini," kata Anto.

Menurut dia, keberuntungan itu berkaitan dengan kesiapan dalam kesempatan. Sehingga harus dipersiapkan sejak dini agar anak-anak bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan terhindar dari stunting. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.