Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel dan Jepang Bahas Inspeksi Rencana Pembuangan Air PLTN Fukushima

📅 Sabtu, 13 Mei 2023, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel dan Jepang Bahas Inspeksi Rencana Pembuangan Air PLTN Fukushima Doc: Global Times
Ket. Foto udara menunjukkan reaktor yang rusak di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi pada 19 Januari 2023, di Fukushima, Jepang.

SEOUL - Korea Selatan (Korsel) dan Jepang pada Jumat (12/5) menggelar konsultasi tingkat kerja untuk membahas rincian tentang inspeksi Seoul terhadap rencana Tokyo untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima yang lumpuh.

Pertemuan tingkat direktur jenderal itu diadakan di Kementerian Luar Negeri Korsel, dan pihak Seoul dipimpin oleh Kepala Biro Kemlu Korsel untuk urusan perubahan iklim, energi, lingkungan dan ilmiahYun Hyun-soo.

Sementara dari pihak Jepang dipimpin oleh Atsushi Kaifu, yakni direktur jenderal departemen perlucutan senjata, non-proliferasi dan sains Kementerian Luar Negeri Jepang.

Pertemuan itu digelar untuk mendiskusikan rincian kegiatan inspeksi lapangan tim Seoul dari 23-24 Mei, sebagaimana telah disepakati selama pertemuan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Minggu.

Wakil Kepala Kantor Koordinasi Kebijakan Pemerintah KorselPark Ku-yeon mengatakan dalam konferensi pers sebelumnya bahwa tim inspeksi akan terdiri dari sekitar 20 ahli dalam peraturan keselamatan.

Inspeksi tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran atas kemungkinan bahaya terhadap kesehatan dan lingkungan yang dapat ditimbulkan dari pembuangan lebih dari 1 juta ton air dari PLTN Fukushima yang sudah rusak tersebut.

Kedua negara tampaknya berselisih paham terkait misi tim tersebut. Seoul mengatakan inspeksi itu ditujukan untuk memeriksa keamanan proses pembuangan, tetapi Tokyo telah menyarankan ruang lingkup yang terbatas untuk aktivitas mereka.

Saat berbicara di sebuah konferensi pers sebelumnya pada pekan ini, Menteri Perindustrian Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan bahwa inspeksi tersebut ditujukan untuk "membantu memperdalam pemahaman" tentang keamanan pembuangan tersebut, tidak untuk mengevaluasi atau menjamin keselamatannya.

PLTN Fukushima telah menyimpan lebih dari 1,3 juta ton air melalui sistem pemurnian khusus, yang dikenal sebagai Sistem Pemrosesan Cairan Lanjutan, sejak tiga reaktor meleleh setelah gempa kuat melanda lepas pantai Jepang pada Maret 2011.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.