Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Konsumsi Buah dan Sayur Bantu Pengaruhi Tidur Lebih Optimal

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Nutrisi yang baik tidak hanya memastikan kesehatan secara keseluruhan tetapi juga meningkatkan kualitas tidur. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa nutrisi yang lebih baik, khususnya dengan memasukkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam menu makanan dapat membantu orang mencapai durasi tidur yang optimal.

Dalam studi yang dipublikasikan di Frontiers in Nutrition, para peneliti meneliti bagaimana durasi tidur mempengaruhi konsumsi buah dan sayuran dan sebaliknya. Mereka juga menyelidiki bagaimana kronotipe individu-apakah seseorang adalah orang yang suka bangun pagi atau burung hantu-mungkin mempengaruhi pilihan diet dan pola tidur.

Hasilnya menunjukkan bahwa penurunan asupan buah dan sayuran tertentu dikaitkan dengan durasi tidur yang panjang dan pendek. Para peneliti juga mencatat bahwa penyimpangan dari durasi tidur normal dikaitkan dengan penurunan konsumsi buah dan sayuran, yang menunjukkan perlunya mempertimbangkan pola tidur dalam intervensi diet.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengumpulkan data dari 5.043 orang dewasa yang menjadi bagian dari Studi Nasional FinHealth 2017 di Finlandia. Para peserta mengisi kuesioner komprehensif yang menanyakan tentang pola makan mereka selama 12 bulan terakhir. Mereka juga memberikan informasi tentang pola tidur mereka, termasuk kronotipe dan berapa lama mereka biasanya tidur dalam sehari. Data ini membantu para peneliti menganalisis hubungan antara pola makan, durasi tidur, dan kronotipe.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, terdapat tiga kategori durasi tidur, seperti tidur pendek dengan kurang dari 7 jam sehari, tidur normal dengan tujuh hingga sembilan jam tidur setiap hari, dan tidur panjang dengan lebih dari sembilan jam. Terdapat 21% orang yang tidur pendek, dan 2,9% orang yang tidur lama, sementara 76,1% memiliki durasi tidur yang normal.
Halaman Selanjutnya....


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Rivaldi Dani Rahmadi

Komentar

Komentar
()

Top