Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komitmen Nelayan Balad Ganjar untuk Bantu Kelompok Pelaut di Pangandaran yang Alami Paceklik Tangkapan

📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 17:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komitmen Nelayan Balad Ganjar untuk Bantu Kelompok Pelaut di Pangandaran yang Alami Paceklik Tangkapan Doc: Istimewa
Ket. Relawan Nelayan Balad Ganjar melakukan kegiatan panen ikan mujair di Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (10/11/2023).

Sukarelawan Nelayan Balad Ganjar menegaskan komitmenya untuk terus menghadirkan program untuk membantu pelaut kecil yang ada di Kabupaten Pangandaran, agar tidak mengalami paceklik tangkapan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyerahkan bantuan 5 ribu bibit ikan mujair, pakan ikan, membangun kolam pembibitan, serta fasilitas saung untuk kelompoknelayan kecil di Pangandaran.

Bahkan program ini sudah berjalan di Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dan menghasilkan ratusan kilogram ikan mujair.

Koordinator Relawan Nelayan Balad Ganjar Pangandaran, Wakir Muhajidin menyatakan, program itu sebuah bentuk komitmen pihaknya membantu para nelayan. Karena itulah, Wakir berkata program seperti akan bakal terus dilakukan oleh Nelayan Balad Ganjar.

"Pasti (akan dilanjutkan) karena program seperti ini sangat (berdampak) bagus ya yang kita berikan ke masyarakat," ujar Wakir seusai panen ikan mujair di Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (10/11/2023).

Bahkan, Wakir tak memungkiri bilamana program ini tidak hanya sampai di Dusun Bojongsalawe. Bisa saja, akan diperluas ke dusun-dusun lain yang ada di Kabupaten Pangandaran.

"Dan mudah-mudahan bisa berkesinambungan, enggak cuma di Bojongsalawe aja, tapi di Kecamatan dan Kabupaten lain juga harus, program-program seperti ini harus berlanjut sampai kapan pun," ujar Wakir.

Wakir mengakui bilamana program pemberian bibit kepada para nelayan ini terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo. Karena mantan Gubernur Jawa Tengah ini selalu memperhatikan semua elemen masyarakat, begitu juga dengan para nelayan.

"Ya terinspirasi dengan program dan ide-ide kreatif Mas Ganjar entah waktu di sana saat menjadi Gubernur Jawa Tengah. Dan sekarang diaplikasikan di Jawa Barat, melalui kami sebagai tim penggerak di lapangan," kata Wakir.

Sebanyak 100 kilogram ikan mujair dihasilkan dari panen ikan yang dilakukan Nelayan Balad Ganjar bersama dengan nelayan Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Senada, Ketua Relawan Nelayan Balad Ganjar Bojongsalawe, Sudin mengatakan para nelayan di Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, menyampaikan rasa syukur karena bisa mendapatkan program yang positif bagi mereka.

Terlebih, kata Sudin, sekarang ini para nelayan sedang mengalami masa paceklik tangkapan di laut. Karena itulah, melalui panen ikan mujair ini bisa menjadi angin segar bagi mereka.

"(Mereka) sangat berterima kasih dengan adanya bantuan bibit ini dikala di laut lagi sepi dia menambah penghasilan," ungkap Sudin.

Sebagai informasi, pada Hari ini Jumat (10/11/2023) hasil kerja keras para nelayan untuk membesarkan bibit ikan mujair sudah membuhkan hasil. Sebanyak 100 kilogram ikan mujair ditangkap saat panen ikan mujair.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.