Knicks Tantang Pacers di Final Wilayah Timur NBA
📅 Senin, 19 Mei 2025, 06:24 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/GREGORY SHAMUS
NEW YORK – Kerumunan besar fans berbalut kostumoranye dan biru memadati Madison Square Garden, Sabtu (17/5) malam waktu setempat. New York Knicks mencetak sejarah dengan kemenangan telak 119-81 atas Boston Celtics dalam gim keenam semifinal Wilayah Timur NBA, memastikan tiket ke final wilayah untuk pertama kalinya dalam seperempat abad terakhir.
Kemenangan ini menutup seri dengan skor 4-2 untuk keunggulan Knicks.Tim juara bertahan, Boston Celtics, takluk di hadapan permainan agresif dan nyaris sempurna dari tuan rumah. Enam pemain Knicks mencetak dua digit poin, dipimpin Jalen Brunson dan OG Anunoby yang masing-masing mencetak 23 angka. Mikal Bridges menyusul dengan 22 poin, Karl-Anthony Towns 21 poin, dan Josh Hart tampil impresif dengan triple-double: 10 poin, 11 rebound, dan 11 asis.
“Di gim kelima mereka lebih unggul, tapi kami meresponskali ini. Kami tampil disiplin di pertahanan, dan serangan mengalir dengan sangat bai,” ujar Brunson usai pertandingan.
Knicks kini bersiap menghadapi Indiana Pacers dalam seri best-of-seven final wilayah Timur. Kota New York dipenuhi antusiasme karena terakhir kali Knicks mencapai babak ini terjadi pada tahun 2000, saat ayah Jalen, Rick Brunson, masih berkostum Knicks.
“Ini momen luar biasa. Terakhir kali kami ke final wilayah, ayah saya masih bermain di tim ini. Dia pasti tidak suka saya mengungkit ini, tapi artinya besar buat keluarga kami, buat kota ini,” ujar Brunson sambil tersenyum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Tom Thibodeau memuji performa tim asuhannya yang dia sebut sempurna dari awal hingga akhir. Menurutnya, Knicks berhasil merampas kemenangan dari tangan tim kuat seperti Celtics. “Boston tidak akan menyerah begitu saja. Anda harus merebutnya. Kami melakukan itukali ini,” ujarnya.
Namun, Thibodeau menegaskan perjalanan belum selesai. “Kami harus cepat bersiap. Indiana adalah tim yang solid. Mereka tidak akan mudah dikalahkan,” sambungnya.Di kubu lawan, pelatih Celtics Joe Mazzulla angkat topi untuk lawannya. “Kami punya target besar musim ini, tapi gagal mencapainya. Knicks bermain hebat dan layak melaju.”
Celtics sempat memberi harapan setelah menang di gim kelima, walau kehilangan Jayson Tatum sejak gim keempat karena cedera. Namun di gim keenam, dominasi Knicks tak terbantahkan. Atmosfer kemenangan terasa hingga ke jalanan New York.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiket di Madison Square Garden ludes dengan harga mencapai 600 dollar AS. Ribuan penggemar tanpa tiket berkerumun di sekitar arena, menyaksikan lewat layar raksasa. Di luar, Seventh Avenue berubah menjadi pesta rakyat. Fans memanjat tiang lampu, berdiri di atap mobil, dan Empire State Building bersinar dalam warna oranye-biru.
Bagi para penggemar setia, ini adalah pelepas dahaga panjang. Penulis buku anak-anak, Apricot Brown, mengenang momen terakhir Knicks ke final wilayah bersama Patrick Ewing. Itu seperti seumur hidup lalu. “Saya masih remaja saat itu,” jelasnya.
Knicks terakhir kali menjuarai NBA pada tahun 1973. Fakta inilah yang membuat harapan meningkat Knicks punya fans paling loyal, dan juga paling putus asa. “New York benar-benar lapar gelar,” ujar manajer klubGlenn Beyer. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!