Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KLHK Tegaskan Komitmen Memperkuat Ekosistem Karbon Biru di Indonesia

📅 Senin, 30 Jan 2023, 17:35 WIB | Oleh:
KLHK Tegaskan Komitmen Memperkuat Ekosistem Karbon Biru di Indonesia Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama/am.
Ket. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kanan) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) menjelaskan program yang ditempuh oleh pemerintah terkait ekosistem karbon biru di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (30/1).

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan komitmen memperkuat ekosistem karbon biru dengan memberikan perhatian kepada penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Laut di Indonesia.

"Aspek perlindungan lingkungan pesisir dan laut sebagai salah satu faktor utama dalam mendukung keberlangsungan ekosistem karbon biru perlu diberikan perhatian kepada penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Laut," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam seminar tentang ekosistem karbon biru di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (30/1).

Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Laut (PPML) merupakan upaya terintegrasi yang meliputi upaya holistik dalam pemanfaatan, pengendalian, dan pemeliharaan.

Pengaturan PPML dimuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan telah mempertimbangkan zonasi dan fungsi laut, fungsi jasa ekosistem laut, dan konservasi dan mencakup upaya pengendalian pencemaran yang berimplikasi pada mutu air laut dan pengelolaan ekosistem laut.

PPML merupakan bagian dari Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) yang juga memperkuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

PPML dilakukan dengan keterpaduan yang efektif analisis lingkungan bersama pemangku kepentingan dalam dukungan pemanfaatan dan pemeliharaan ruang laut, penatalayanan pengelolaan perikanan dan tata kelola sumber daya laut, dan pengelolaan zona kawasan pesisir dan laut; juga dalam pembinaan pemerintah daerah dalam pengelolaan kawasan pesisir dan laut secara nyata di lapangan.

Menteri Siti berpesan agar kajian lembagathink tankdilengkapi dengan analisa dukungan lembaga dan organisasi untuk mencapai target SDG 14 tentang kehidupan di bawah air dan SDG terkait lainnya.

"Hal ini penting agar kita mengaktualisasikan kolaborasi aksi nyata dalam pengelolaan pesisir dan laut bagi keberlanjutan hidup masyarakat pesisir dan serta meningkatkan kesehatan laut. Khususnya jika kita ingin menggerakkan ekosistem karbon biru yang bertujuan dan berfokus akhir untuk peningkatan nilai manfaat ekonomi dan kesejahteraan untuk masyarakat," katanya.

Kementerian LHK telah melakukan pemantauan mutu air laut secara periodik di setiap provinsi di seluruh Indonesia sebanyak dua kali dalam satu tahun.

Data hasil pemantauan mutu air laut disajikan dalam bentuk Indeks Kualitas Air Laut (IKAL) yang merupakan bagian dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup.

Pada 2022, hasil capaian IKAL berada pada angka 84,41 poin dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 81,04 poin.

"Program pemberdayaan masyarakat pesisir dan laut juga menjadi bagian penting dengan mengutamakan semangat kebersamaan dan dapat menjadi hub-lokal pengelolaan pesisir dan laut antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta," katanya.

Salah satu yang telah menerapkan konsep itu adalah Kawasan Ketapang yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang yang menjadishowcase best practicekepada negara anggota Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA).

Kawasan Ketapang bisa dipulihkan, sehingga saat ini menjadi kawasan yang asri dan rindang dengan hutan bakau dan semakin berdaya dengan adanya tambak ikan dan udang yang dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.